Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS DAERAH

Stop Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Wonogiri Minta Warga Tunda Liburan Akhir Tahun

Kompas.com - 11/12/2020, 09:14 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri meminta warga yang ingin merencanakan liburan akhir tahun ke tempat wisata di wilayahnya ini agar dapat ditunda.

Hal itu lantaran Pemkab Wonogiri tak ingin kecolongan terjadi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur panjang akhir tahun.

Oleh karenanya, pemerintah daerah setempat berencana akan menutup kembali tempat wisata di masa libur akhir tahun.

“Memang ada kebijakan liburan akhir tahun. Tetapi saya tidak mau kecolongan lagi. Untuk itu kami akan menutup tempat wisata di wilayah Kabupaten Wonogiri,” ujar Bupati Wonogiri Joko Sutopo yang akrab disapa Jekek, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: Bupati Jekek Tegaskan Siapa Pun Berhak Investasi di Wonogiri asalkan Prasyaratnya Terpenuhi

Jekek mengatakan, kebijakan penutupan kembali tempat wisata untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

“Apalagi, biasanya di tempat wisata saat masa liburan selalu dijubeli dengan kerumunan pengunjung,” katanya, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas terima, Jumat (11/12/2020).

Sebelum menutup tempat wisata di wilayah Kabupaten Wonogiri, pemerintah terlebih dahulu menyosialisasikan kebijakan itu kepada publik.

“Kami akan bersurat terlebih dahulu kepada pengelola tempat-tempat wisata di Kabupaten Wonogiri terkait kebijakan ini,” jelas Jekek.

Kendati demikian belum diketahui kepastian waktu penutupan tempat wisata dimulai. Pemkab Wonogiri akan terlebih dahulu mempersiapkan teknis penutupannya.

Sempat dibuka saat kondisi landai

Sebelum adanya kebijakan tersebut, Jekek mengatakan, tempat wisata di Wonogiri sempat dibuka lantaran saat itu kasus Covid-19 Kabupaten ini dalam kondisi landai.

“Selain itu, sudah menjadi instruksi pemerintah pusat agar pemerintah daerah (pemda) memperhatikan pertumbuhan ekonomi di wilayahnya pada masa pandemi,” imbuhnya.

Pemkab Wonogiri mulai membuka tempat wisata pada Minggu (29/11/2020). Adapun tempat wisata yang pertama kali dibuka pada masa pandemi adalah Waduk Gajah Mungkur.

Baca juga: Rute dan Harga Tiket Masuk Museum Sewu Rai di Wonogiri

Beberapa hari kemudian, tempat wisata lainnya, seperti yang dikelola pemerintah maupun swasta menyusul dibuka.

“Waktu saya sebelum cuti kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), semuanya sangat landai dan tertangani dengan baik. Saat itu, kasus baru mencapai angka 243 kasus,” kata Jekek.

Tak hanya itu, lanjut Jekek, posisi Kabupaten Wonogiri saat pembukaan tempat wisata berada pada zona kuning dengan potensi penularan yang rendah cenderung ke hijau.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com