Debat Pilkada Pandeglang Memanas, Petahana Pamer Bangun Jalan Rusak, Thoni Sebut Irna Bohongi Publik

Kompas.com - 04/12/2020, 19:50 WIB
Dua pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Pandeglang mengikuti debat Pilkada 2020, Jumat (4/12/2020) Tangkap Kayar MetrotvDua pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Pandeglang mengikuti debat Pilkada 2020, Jumat (4/12/2020)

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Debat Pilkada Pandeglang tahap kedua berlangsung panas.

Calon bupati Thoni Fatoni Mukson menyebut petahana Irna Narulita melakukan pembohongan publik soal klaim pembangunan jalan rusak.

Debat dimulai dengan pemaparan visi misi yang dilakukan oleh masing-masing pasangan calon.

Irna yang berpasangan dengan Tanto Arban menyampaikan sejumlah pencapaian program yang akan dilakukan kedepan, yakni pembangunan jalan rusak.

Baca juga: Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Kata dia, dari 2.200 kilometer jalan kewenangan kabupaten, sudah diperbaiki sebanyak 565 kilometer selama menjabat sebagai bupati sejak 2016 lalu.

"Kami datang ke Pandeglang 2016, jalan (diperbaiki) di angka 28 persen, kami dorong sesuai dengan RPJMD menjadi 53,9 persen. Kami bicara data, karena kami petahana takut bermasalah dengan hukum," kata Irna dalam forum debat, Jumat (4/12/2020).

Thoni yang diberi kesempatan menanggapi menuding petahana sudah melakukan pembohongan publik terkait klaim jalan tersebut.

"Kami tidak bicara data, tapi fakta, jalan merata tidak di mana-mana, dan 2.200 kilometer jalan di Kabupaten Pandeglang itu mimpi dan bohong. Petahana sudah melakukan kebohongan publik. Karena apa, SK Bupati Pandeglang 2009 hanya menetapkan 723 kilometer dari 223 ruas. Jadi semua jalan diklaim itu heran, jadi data ini data apa," kata Thoni yang berpasangan dengan Miftahul Tamami itu.

Sambil menunjukkan sebuah foto, Thoni mengatakan masih ada persoalan masyarakat yang ditandu karena kondisi jalan rusak di Pandeglang.

"Jadi, Thoni-Imat turun menyajikan fakta, dan tidak ada lagi jika Thoni-Imat memimpin ada orang seperti ini, ini baru kejadian perhari kemarin masih ada warga Kecamatan Sobang ditandu," kata dia.

Menanggapi sanggahan dari Thoni, Irna kemudian menjelaskan bahwa memang di Pandeglang masih ada sejumlah ruas jalan rusak, dan belum bisa diselesaikan dalam waktu 4 tahun menjabat.

"Tadi saya sampaikan, dari 2.200 kilometer jalan Pandeglang, kami sudah tunaikan 565 kilometer, kalau masih ada rusak wajar, kami bukan malaikat dan kami akan selesaikan ke arah sana," kata Irna.

Baca juga: Debat Pilkada Pandeglang soal Sektor Wisata: Thoni Perbanyak Festival, Irna Buat Wisata Halal

Soal foto yang ditunjukkan oleh Thoni, Irna mengatakan bahwa itu adalah bagian dari 38 persen jalan yang belum dibangun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X