Mulai 15 Desember, Pendatang ke Solo Wajib Jalani Karantina di Benteng Vastenburg

Kompas.com - 04/12/2020, 09:37 WIB
Bentang Vastenburg Solo, Jawa Tengah akan dijadikan rumah karantina bagi pemudik yang nekat pulang pada libur panjang akhir tahun 2020. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBentang Vastenburg Solo, Jawa Tengah akan dijadikan rumah karantina bagi pemudik yang nekat pulang pada libur panjang akhir tahun 2020.

SOLO, KOMPAS.com - Jumlah penambahan kasus Covid-19 harian di Solo, Jawa Tengah, akhir-akhir ini terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data kasus yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo hingga Kamis (3/12/2020), ada 2.626 kasus orang terjangkit virus corona.

Pemerintah setempat pun mengambil langkah cepat guna mengantisipasi peningkatan kasus, terlebih pada libur akhir tahun 2020 dengan menyiapkan Benteng Vastenburg sebagai rumah karantina warga pendatang dan pemudik.

Baca juga: Debat Pilkada Solo, Bajo Pertanyakan Kemampuan Gibran Lestarikan Budaya

Bangunan peninggalan Belanda itu akan mulai difungsikan sebagai rumah karantina warga pendatang dan pemudik pada Selasa (15/12/2020) mendatang.

Siapa pun yang datang ke Solo, tidak terkecuali wajib melaksanakan karantina selama 14 hari di Benteng Vastenburg.

"Tanggal 15 Desember 2020 sudah dimulai bagi yang masuk Solo tetap dikarantina di Benteng Vastenburg 14 hari. Apapun itu alasannya. Jagong (datangi hajatan) ya dikarantina," kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rudy mengatakan persiapan Benteng Vastenburg sebagai lokasi karantina sudah dilakukan. Rencananya di lokasi itu akan dipasangi lima tenda milik TNI.

Rudy juga menambahkan akan bekerja sama dengan pihak Bandara Adi Soemarmo, Terminal Tirtonadi dan Stasiun untuk mendata pendatang ke Solo.

"Jadi nanti kita akan bekerja sama dengan kepala bandara, kepala stasiun, dan kepala terminal. Kita juga akan membentuk Satgas Pemantau pintu masuk Kota Solo," kata dia.

Baca juga: Debat Pilkada Putaran Kedua, Gibran Ingin Solo Utara Jadi Pusat Perdagangan, Bajo Bangun Jalan Layang

Satgas Pemantau ini, kata Rudy beranggotakan Linmas, Satpol PP, TNI/Polri dan Dinas Perhubungan.

Satgas Pemantau ini ditempatkan di setiap titik pintu masuk menuju Solo.

Jika ada kendaraan luar kota masuk ke Solo mereka akan dicek identitasnya. Mereka kemudian akan diarahkan menuju posko karantina di Benteng Vastenburg.

"Titiknya banyak. Tugu Makutha, Kleco, Jurug, Tanjung Anom, Kadipiro dan Sumber. Pintu masuk Solo dipantau Satgas Pemantau," ungkap dia.

Lebih jauh, pemilihan Benteng Vastenburg sebagai rumah karantina karena Graha Wisata Niaga dan Ndalem Joyokusuman yang dulu pernah menjadi rumah karantina sekarang digunakan sebagai asrama Brimob.

Rudy mengimbau kepada warga Solo yang ada di perantauan supaya tidak mudik sampai Covid-19 bisa dikendalikan dan menunggu vaksin.

Jika memang ada yang nekat pulang ke Solo saat libur panjang, mereka wajib melaksanakan karantina selama dua pekan atau 14 hari di Benteng Vastenburg.

Baca juga: Benteng Vastenburg Solo Dijadikan Lokasi Karantina Pemudik, Gunakan Tenda TNI hingga Imbauan Wali Kota

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Hari Prihatno mengatakan, sudah menyiapkan armada bus untuk menjemput pemudik yang masuk Solo.

Armada bus itu akan disiagakan di Terminal Tirtonadi, Stasiun dan Bandara.

"Kita siapkan tiga sampai empat bus. Jadi mekanisme sama seperti kemarin. Kita juga menyiapkan personel untuk pendataan sesuai dengan instruksi Wali Kota ada yang masuk Solo tentunya langsung kita bawa ke Benteng," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X