Longsor di Garut Timbun 20 Rumah dan Tutup Jalan Provinsi

Kompas.com - 04/12/2020, 09:15 WIB
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman saat menemui warga terdampak longsoran di Talegong yang mrngungsi di gedung SMPN 1 Talegong, Kamis (3/12/2020) (Dok Humas Pemkab Garut) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGWakil Bupati Garut Helmi Budiman saat menemui warga terdampak longsoran di Talegong yang mrngungsi di gedung SMPN 1 Talegong, Kamis (3/12/2020) (Dok Humas Pemkab Garut)

BANDUNG, KOMPAS.com - Tanah longsor terjadi di Desa Sukamulya dan Sulaksana, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Kamis 3 Desember 2020 kemarin.

Longsor mengancam ratusan rumah dan menutup jalan Provinsi di sekitarnya.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu menduga bahwa longsor ini disebabkan hujan deras yang cukup lama mengguyur wilayah tersebut.

"Dampaknya jalan provinsi tertutup longsor," kata Budi melalui pesan singkatnya, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Garut Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

Tak hanya itu, longsor pun mengancam ratusan rumah di dua kampung tersebut, dan menimbun puluhan rumah lainnya.

Sebanyak 18 rumah tertimbun dan mengancam sekitar 151 di Kampung Jeruk, dua rumah tertimbun dan 154 rumah terancam di Kampung Bojong Haur. Total jumlah pengungsi yakni 59KK 180 jiwa.

"Lokasi pengungsian SMP 1 Talegong," ucap Budi.

Baca juga: Longsor di Garut, Jalan Bandung-Rancabuaya Putus, 15 Rumah Tertimbun

Tak ada korban jiwa dalam perisitiwa ini, BPBD Jabar berkoordinasi dengan BPBD Garut untuk melakukan asessment.

Petugas gabungan dan Masyarakat pun bahu membahu mengalihkan parit pembuangan air dan lumpur dengan menggunakan alat seadanya.

"Saat ini sedang melakukan pembersihan longsoran menggunakan alat berat. Sampai saat ini jalan masih belum bisa dilalui kendaraan baik roda empat maupun roda dua," kata Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X