Imbas Bandung Zona Merah, Mal, Resto, dan Kafe Harus Tutup Pukul 20.00

Kompas.com - 04/12/2020, 07:10 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial (tengah) bersama Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana (kanan) dan Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusnawan. KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAWali Kota Bandung Oded M Danial (tengah) bersama Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana (kanan) dan Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusnawan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bandung mengambil sejumlah langkah dan kebijakan sebagai respons status zona merah penyebaran Covid-19 yang saat ini disandang Kota Bandung.

Seusai rapat terbatas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Bandung, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, menurut hasil penilaian pemerintah pusat serta beradasarkan self assesment, Kota Bandung saat ini berada pada zona risiko tinggi (merah) dengan indikator skor sebesar 1,7.

Dengan status zona merah tersebut, Pemerintah Kota Bandung akan merevisi kebijakan relaksasi yang sudah diberikan untuk pusat perbelanjaan, restoran dan kafe akan direvisi

"Pusat perbelanjaan, restoran dan kafe akan dikurangi jam operasional menjadi maksimal jam 20.00 WIB (sebelumnya pukul 21.00 WIB) dengan maksimal kapasitas pengunjung 30 persen (dari sebelumnya 50 persen)," kata Oded di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Ini Aneka Konsekuensi Kota Bandung Masuk Zona Merah Covid-19

PNS WFH

Selain pusat perbelanjaan, cafe dan restoran, tempat komersil lainnnya yang akan dikurangi toleransi kapasitas pengunjungnya  dari sebelumnya 50 persen menjadi 30 persen adalah lokasi wisata, tempat hiburan dan rumah ibadah, gedung, termasuk untuk kegiatan pernikahan.

"Tempat publik seperti taman dan alun-alun juga kita tutup," bebernya.

Selain itu, Pemerintah Kota Bandung juga akan melaksanakan kegiatan work from home (wfh).

"70 persen work from home, 30 persen bekerja," katanya.

Baca juga: Bandung Zona Merah, Ridwan Kamil Minta Wisatawan Tak Berkunjung

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Kembali ke Rumah, Sempat Gelar Tumpengan

Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Kembali ke Rumah, Sempat Gelar Tumpengan

Regional
Paus yang Terjebak Lumpur di Sungai Akhirnya Lepas Berkat Warga

Paus yang Terjebak Lumpur di Sungai Akhirnya Lepas Berkat Warga

Regional
Bupati Tegal Umi Azizah Tak Divaksin Covid-19 karena Terganjal Usia

Bupati Tegal Umi Azizah Tak Divaksin Covid-19 karena Terganjal Usia

Regional
Musisi di Bali Edarkan Ganja, Berdalih Sepi Manggung Saat Pandemi

Musisi di Bali Edarkan Ganja, Berdalih Sepi Manggung Saat Pandemi

Regional
Video Viral Wajah Warga di Makassar Terkena Anak Panah, Ini Kata Polisi

Video Viral Wajah Warga di Makassar Terkena Anak Panah, Ini Kata Polisi

Regional
Diabaikan Pengunjung Kafe, Kapolres: Kalau Tidak Pulang, Saya Angkut

Diabaikan Pengunjung Kafe, Kapolres: Kalau Tidak Pulang, Saya Angkut

Regional
4 Kasus Pemalsuan Surat Rapid Test, Lupa Ubah Nomor hingga Palsukan Tanda Tangan Dokter

4 Kasus Pemalsuan Surat Rapid Test, Lupa Ubah Nomor hingga Palsukan Tanda Tangan Dokter

Regional
Hendak Digugat Cerai, Seorang Suami di Surabaya Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Hendak Digugat Cerai, Seorang Suami di Surabaya Jebak Istri Bawa Sabu agar Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Regional
2 Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Teridentifikasi

2 Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Lampung Teridentifikasi

Regional
Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Kasus Anak Gugat Ibu karena Fortuner Mulai Disidangkan, Kedua Pihak Siap Berdamai

Regional
Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Setelah Videonya Buang Ratusan Telur Viral, Suparni Menyesal dan Minta Maaf

Regional
Polisi Hancurkan 563 Knalpot 'Racing'

Polisi Hancurkan 563 Knalpot "Racing"

Regional
Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Divaksin Covid-19, Bupati Wonogiri: Rasanya Seperti Digigit Semut Rangrang

Regional
6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

6 Warga NTB Korban Sindikat Pengiriman TKI Ilegal Dicegah Masuk Malaysia

Regional
Soal Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Jilbab, Kadisdik Padang: Aturan Itu Tidak Berlaku

Soal Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Jilbab, Kadisdik Padang: Aturan Itu Tidak Berlaku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X