Bawaslu Rekomendasikan Pilkada Boven Digoel Ditunda, Faktor Keamanan dan Logistik Belum Siap

Kompas.com - 02/12/2020, 17:53 WIB
Aparat Gabungan TNI-Polri tengah membersihkan sisa-sisa kericuhan di Kabupaten Boven Digoel yang terjadi pada Senin (30/11/2020) akibat protes hasil pencoretan salah Paslon peserta Pilkada, Papua, Selasa (1/12/2020) Dok Humas Polda PapuaAparat Gabungan TNI-Polri tengah membersihkan sisa-sisa kericuhan di Kabupaten Boven Digoel yang terjadi pada Senin (30/11/2020) akibat protes hasil pencoretan salah Paslon peserta Pilkada, Papua, Selasa (1/12/2020)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Komisioner Bawaslu Kabupaten Boven Digoel telah mengeluarkan rekomendasi penundaan Pilkada Boven Digoel. Penundaan terkait situasi keamanan di wilayah itu.

Kericuhan terjadi di Boven Digoel setelah KPU mengeluarkan surat keputusan yang menganulir kepesertaan pasangan calon kepala daerah, Yusak Yaluwo-Yakobus Yaremba pada Senin (30/11/2020).

Rekomendasi penundaan pilkada itu dikeluarkan pada Selasa (1/12/2020).

"Jadi intinya Bawaslu Boven Digoel sudah merekomendasikan penundaan," ujar anggota Bawaslu Papua Ronald Manoach saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Jelang Pilkada, 5.184 Pengawas TPS di Surabaya Jalani Swab Test

Menurut dia, ada dua hal yang menjadi pertimbangan rekomendasi itu keluar, yakni faktor keamanan dan belum siapnya logistik pilkada seperti surat suara.

Ronald mengingatkan KPU segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut karena jadwal pelaksaan pilkada tersisa tujuh hari.

"Tergantung KPU yang pasti Bawaslu sudah memainkan perannya," kata dia.

Sementara itu, Partai Demokrat Papua menyayangkan sikap KPU RI yang menonaktifkan empat komisioner KPU Papua yang mengambil alih tugas KPU Boven Digoel sebelum menganulir kepesertaan pasangan Yusak Yaluwo-Yakobus Yaremba.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X