Jelang Pilkada, 5.184 Pengawas TPS di Surabaya Jalani Swab Test

Kompas.com - 02/12/2020, 07:13 WIB
Pemerintah Kota Surabaya melakukan test swab kepada petugas pengawas TPS di Gelanggang Remaja, Jalan Bogen I, Kelurahan Ploso, Tambaksari, Surabaya, Selasa (1/12/2020). Test swab terhadap petugas pemgawas TPS di Pilkada Surabaya ini akan berlangsung hingga Sabtu (5/12/2020) mendatang. KOMPAS.COM/GHINAN SALMANPemerintah Kota Surabaya melakukan test swab kepada petugas pengawas TPS di Gelanggang Remaja, Jalan Bogen I, Kelurahan Ploso, Tambaksari, Surabaya, Selasa (1/12/2020). Test swab terhadap petugas pemgawas TPS di Pilkada Surabaya ini akan berlangsung hingga Sabtu (5/12/2020) mendatang.

SURABAYA, KOMPAS.com - Menjelang Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember, Pemerintah Kota Surabaya melakukan swab test (tes usap) kepada semua petugas pengawas tempat pemungutan suara (TPS).

Hal itu dilakukan untuk memastikan kesehatan semua petugas agar penyelenggaraan pilkada bebas dari Covid-19.

Baca juga: Rumah Mahfud MD yang Didemo Ratusan Orang Biasanya Ditempati Sang Ibunda

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya mengatakan, tes usap akan digelar secara bertahap dari Selasa (1/12/2020) hingga Sabtu (5/12/2020). Semua petugas pengawas TPS akan dites secara bergiliran.

Tes usap digelar di Gelanggang Remaja, Jalan Bogen I, Kelurahan Ploso, Tambaksari, Surabaya.

"Untuk hasil tes swab belum diketahui, menunggu analisis dari tim dokter Labkesda. Nanti kalau sudah keluar hasilnya, pihak dokter dari Dinas Kesehatan akan memberitahu kepada pihak terkait," kata Febri saat dikonfirmasi, Selasa (1/12/2020).

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, kata Febri, Dinkes Surabaya membagi pelaksanaan tes usap menjadi dua sesi.

Sesi pertama diikuti sebanyak 411 peserta, kemudian sesi kedua diikuti 377 peserta.

"Total keseluruhan tes swab hari ini, sesi satu dan dua berjumlah 788 orang," ujar dia.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surabaya Indra Fajar Swasana menambahkan, tes usap ditujukan kepada semua petugas pengawas TPS seluruh Kota Surabaya yang berjumlah total 5.184 orang.

"Kami difasilitasi oleh pemerintah kota untuk pelaksanaan swab. Memang selaras dengan program untuk pencegahan dan mengantisipasi Covid-19," kata Indra.

KPU Surabaya telah menyiapkan pengganti jika ada petugas yang positif Covid-19.

Baca juga: Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Hal itu telah dilakukan saat proses rekrutmen petugas pengawas TPS.

"Sehingga, kalau memang disinyalir ada yang positif setelah hasil swab, maka secara otomatis ada backup. Sehingga, pengawasan di TPS tetap berjalan," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X