Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Kompas.com - 29/11/2020, 21:00 WIB
Polisi menggendong warga lansia yang terdampak erupsi Gunung  Ile Lewotolok di Desa Laranwutun Kecamatan Ile Ape,  Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (29/11/2020) Dokumen polisiPolisi menggendong warga lansia yang terdampak erupsi Gunung Ile Lewotolok di Desa Laranwutun Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (29/11/2020)

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Polres Lembata diterjunkan untuk membantu evakuasi warga yang terdampak erupsi Gunung Ile Lewotolok di Desa Laranwutun Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (29/11/2020).

Anggota polisi pun mengevakuasi warga dan menggendong sejumlah orang yang telah lanjut usia (lansia) ke tempat yang lebih aman.

"Sesaat setelah terjadinya erupsi Gunung Ile Lewotolok, personel Polres Lembata yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lembata AKBP Yoce Marthen bersama para perwira dan anggota langsung membantu mengevakuasi warga yang mengungsi," ungkap Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Johannes Bangun kepada sejumlah wartawan di Kupang, Minggu malam.

Baca juga: Dengar Gemuruh, Warga Sekitar Gunung Ile Lewotolok Lembata Kabur ke Lokasi Aman


Menurut Johannes, tugas polisi adalah memberikan perlindungan terhadap masyarakat.

Apalagi kata dia, masyarakat yang terdampak bencana alam berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur.

Menurut Johannes, erupsi gunung tersebut menimbulkan kepanikan warga di dua kecamatan tersebut, sehingga petugas dari Polres Lembata dan juga TNI membantu mengevakuasi mereka ke Kota Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata.

Johannes menyebut, Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif langsung menginstruksikan kapolres Lembata dan jajarannya untuk segera merespons dan membantu masyarakat yang wilayahnya terdampak langsung erupsi.

"Dari Polda, kita minta agar Polres Lembata berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya dan mengutamakan keamanan dan keselamatan rakyat di daerah tersebut," ujar Johannes.

Seperti diketahui pada Minggu (29/11/2020) sekitar pukul 09.45 Wita telah terjadi erupsi Gunung Api Ile Lewotolok.

Erupsi itu disertai dengan dentuman keras yang terdengar sampai dengan radius lima hingga tujuh kilometer.

Baca juga: Fakta Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Sudah Berlangsung 3 Hari, Warga Memilih Mengungsi

Gunung itu juga mengeluarkan material berupa abu vulkanik dengan ketinggian sekitar 4.000 meter

Kejadian ini pun mengakibatkan terjadinya sebaran abu vulkanik yang mengikuti arah angin yakni, ke arah barat dan ke Timur sehingga terdapat beberapa desa di wilayah Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur terkena dampak langsung yakni, terpapar hujan abu dan pasir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X