Komplotan Pencuri Gunakan Google Maps Cari Rumah yang Akan Dibobol

Kompas.com - 27/11/2020, 17:00 WIB
Komplotan pencuri spesialis perumahan dari Bandung ini berhasil membobol empat rumah dalam satu malam di Kabupaten Magetan. Untuk menentukan lokasi pencurian mereka menggunakan aplikasi Google Maps. KOMPAS.COM/SUKOCOKomplotan pencuri spesialis perumahan dari Bandung ini berhasil membobol empat rumah dalam satu malam di Kabupaten Magetan. Untuk menentukan lokasi pencurian mereka menggunakan aplikasi Google Maps.

MAGETAN, KOMPAS.com  -  Anggota Polres Magetan, Jawa Timur, menangkap AJ (30) dan AH (38), dua anggota komplotan pencuri spesialis perumahan.

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana mengatakan, untuk melakukan aksinya, AJ dan AH serta dua rekannya yang masih buron menggunakan aplikasi Google Maps untuk mencari lokasi rumah yang akan dibobol.

"Komplotan ini melakukan pencarian dengan Google Maps, yang diketik perumahan," ujar Festo dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Magetan, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Fuad Bernardi soal Video Yel Hancurkan Risma: Salah Bu Risma Apa?

Dari hasil pencarian di Google Maps, mereka kemudian akan berkeliling di komplek perumahan untuk mencari rumah yang ditinggal pergi penghuninya.

Komplotan pencuri tersebut  biasanya akan mengambil barang-barang berharga yang mudah dibawa, seperti ponsel, laptop, dan perhiasan.

Baca juga: Viral, Video Yel Hancurkan Risma, Ketua Tim Eri-Armuji: Itu Ekspresi Kebencian ke Bu Risma

Terbongkarnya aksi komplotan ini berawal dari laporan warga yang menjadi korban aksi mereka pada 5 Agustus 2020.

 

Pada tanggal tersebut keempatnya membobol empat rumah di Perumahan Royal Bukit Kencana, Kelurahan Bulukerto, Kabupaten Magetan.

Baca juga: Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Awalnya Tanpa Gejala, 3 Hari Kemudian Berpulang

Polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap AJ dan AH di Bandung. Sedangkan dua rekan mereka masih buron.

 

 

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 jo Pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X