Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Kompas.com - 26/11/2020, 22:42 WIB
Demo penolakan UU Cipta Kerja di bundaran DPRD Jember kembali ricuh pada Kamis (22/10/2020) KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADIDemo penolakan UU Cipta Kerja di bundaran DPRD Jember kembali ricuh pada Kamis (22/10/2020)

JEMBER, KOMPAS.com – Pelajar yang menjadi tersangka dalam kasus perusakan Kantor DPRD Jember saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja dibebaskan.

Pelajar itu dibebaskan setelah musyawarah yang digelar di Pengadilan Negeri Jember. DPRD Jember dan Polres Jember memaafkan pelajar itu.

Pembimbing Kemasyarakatan Pertama Balai Pemasyarakatan Kelas II Jember Mukti Satrio menjelaskan, pihaknya mendampingi pelajar tersebut karena masih di bawah umur.

“Karena perkara anak itu beda dengan perkara orang dewasa,” kata Mukti saat dihubungi Kompas.com, Kamis (26/11/2020).

Menurut dia, perkara hukum yang melibatkan anak mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Baca juga: Bupati Jombang Positif Covid-19, Keluarga: Kondisinya Semakin Membaik, Tinggal Pemulihan

Dalam UU tersebut, apabila ancaman hukuman maksimal di bawah tujuh tahun dengan pelaku anak, maka wajib dilakukan musyawarah.

Akhirnya, ketika sidang dilakukan di PN Jember, pihak hakim memfasilitasi musyawarah antara polisi, DPRD Jember, dan salah satu anggota Polres Jember yang menjadi korban.

“Dari pihak anak didampingi orang tua, penasehat hukum dan juga petugas dari Bapas,” tambah dia.

Berdasarkan kesepakatan dalam musyawarah itu, ketiga pihak sepakat menyelesaikan perkara di luar persiangan.

Pelajar itu akhirnya dibebaskan dengan beberapa syarat. Pertama, pelajar itu diminta membantu kegiatan polisi di Mapolres Jember tiga kali seminggu selama satu bulan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Regional
Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Regional
Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Regional
Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Regional
Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Regional
Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Regional
Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Regional
Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Regional
4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

Regional
Beredar Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker Saat Kondangan, Ini Peringatan Ganjar

Beredar Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker Saat Kondangan, Ini Peringatan Ganjar

Regional
Jika Warga Semarang Disiplin Prokes, Wali Kota Hendi akan Longgarkan PPKM

Jika Warga Semarang Disiplin Prokes, Wali Kota Hendi akan Longgarkan PPKM

Regional
Penerima Tamu Pesta Pernikahan Positif Covid-19, Satgas: Mungkin Telah Terjadi Klaster Hajatan

Penerima Tamu Pesta Pernikahan Positif Covid-19, Satgas: Mungkin Telah Terjadi Klaster Hajatan

Regional
Positif Covid-19, 8 Santri Ponpes Putri Colomadu Diisolasi di Asrama Haji Donohudan

Positif Covid-19, 8 Santri Ponpes Putri Colomadu Diisolasi di Asrama Haji Donohudan

Regional
2 Jasad Anak Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah

2 Jasad Anak Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X