Modifikasi "Airsoft Gun" Jadi Senjata Api, Pria Ini Ditangkap Polisi, Mengaku Belajar Otodidak

Kompas.com - 26/11/2020, 20:21 WIB
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kombes Pol Erdi A Chaniago tengah memperlihatkan barang bukti senjata rakitan yang berasal dari airsoftgun menjadi senjata api yang dimodifikasi pria asa Tasikmalaya. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIKepala Bidang Hubungan Masyarakat Kombes Pol Erdi A Chaniago tengah memperlihatkan barang bukti senjata rakitan yang berasal dari airsoftgun menjadi senjata api yang dimodifikasi pria asa Tasikmalaya.

BANDUNG, KOMPAS.com - DA (25) ditangkap polisi setelah diketahui menjual senjata api modifikasi secara online. Tersangka tak hanya menjual senpi tapi juga menjual jasa servis senjata yang sudah ia modifikasi tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, pengungkapan ini berawal saat Unit I Subdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus tengah melakukan patroli siber, dan menemukan sebuah akun di salah satu aplikasi jual beli yang menjual senjata airsoft gun yang dimodifikasi menjadi senjata api.

Tim kemudian menelusuri kegiatan dan lokasi tersangka lalu menangkapnya di Tasikmalaya.

"Dari penelusuran Subdit Siber di Direktorat Kriminal Khusus Polda Jabar kemudian TKP-nya ditemukan di daerah kabupaten Tasikmalaya. Sehingga dari penelusuran itu dapatlah diungkap," ucap Erdi di Mapolda Jabar, Kamis (26/11/2020).

Baca juga: 10 Pria Perkosa Siswi SMP Selama Setahun, 1 Pelaku Kabur, 9 Lainnya Belum Ditahan

Erdi mengatakan bahwa modus tersangka ini menjual partisi atau sparepart airsoft gun jenis revolver yang telah dikonversi atau dimodifikasi menjadi senjata api lalu menjualnya secara online.

"Nah itu (dijual) dengan menggunakan akun toko online dengan nama toko D, itu tanpa memiliki izin apapun untuk menjual atau merakit," ucap Erdi

Menurut Erdi, Senjata airsoftgun ini sebagian dari pembeli dan sebagian lagi merupakan milik pelaku yang kemudian dimodifikasi menjadi senjata api. Adapun senpi modifikasi ini dijual di toko online nya dengan harga Rp 5 - 8 juta perpucuknya.

"Dengan syarat bahwa untuk konversi awalnya dari airsoft gun itu dari pembeli," ucapnya.

Baca juga: Aksi Geng Motor Rusak Warnet Pakai Pedang Terekam CCTV, 2 Pentolan Tertangkap, 4 Buron

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paslon Ngebas Tak Hadiri Rapat Pleno Penetapannya sebagai Pemenang Pilkada

Paslon Ngebas Tak Hadiri Rapat Pleno Penetapannya sebagai Pemenang Pilkada

Regional
Selain Haji Permata, Anak Buahnya Juga Tewas Tertembak Petugas Bea Cukai

Selain Haji Permata, Anak Buahnya Juga Tewas Tertembak Petugas Bea Cukai

Regional
Wacana Polantas Tak Perlu Menilang, Warga: Kalau Jadi Diterapkan Pasti Kita Lebih Percaya Polisi

Wacana Polantas Tak Perlu Menilang, Warga: Kalau Jadi Diterapkan Pasti Kita Lebih Percaya Polisi

Regional
67,5 Persen Tempat Tidur Isolasi Covid-19 di Lampung Sudah Terisi

67,5 Persen Tempat Tidur Isolasi Covid-19 di Lampung Sudah Terisi

Regional
Registrasi Vaksinasi Sulit, Nakes di Palembang Baru 9,19 Persen Disuntik Vaksin

Registrasi Vaksinasi Sulit, Nakes di Palembang Baru 9,19 Persen Disuntik Vaksin

Regional
115 Nakes Kulon Progo Positif Covid-19, Mayoritas Tak Tertular di Fasilitas Kesehatan

115 Nakes Kulon Progo Positif Covid-19, Mayoritas Tak Tertular di Fasilitas Kesehatan

Regional
Pria Asal Sumbar Cetak Uang Palsu, Dibelikan HP hingga Sepeda Motor

Pria Asal Sumbar Cetak Uang Palsu, Dibelikan HP hingga Sepeda Motor

Regional
Tak Punya Hasil Rapid Test Antigen, Sejumlah Kendaraan Putar Balik di Perbatasan Banyumas

Tak Punya Hasil Rapid Test Antigen, Sejumlah Kendaraan Putar Balik di Perbatasan Banyumas

Regional
Bupati Sleman Positif Covid-19, Dinkes Sebut Bukan gara-gara Vaksin

Bupati Sleman Positif Covid-19, Dinkes Sebut Bukan gara-gara Vaksin

Regional
Ditetapkan Jadi Pemenang Pilkada Karawang, Cellica-Aep Bangkal Rangkul Paslon Lain

Ditetapkan Jadi Pemenang Pilkada Karawang, Cellica-Aep Bangkal Rangkul Paslon Lain

Regional
Resmi Jadi Wali Kota Solo Terpilih, Gibran Ucapkan Terima Kasih, Termasuk ke Paslon 2

Resmi Jadi Wali Kota Solo Terpilih, Gibran Ucapkan Terima Kasih, Termasuk ke Paslon 2

Regional
10 Hari Penerapan PPKM di Jatim, Zona Merah Covid-19 Bertambah dari 5 Menjadi 7 Daerah

10 Hari Penerapan PPKM di Jatim, Zona Merah Covid-19 Bertambah dari 5 Menjadi 7 Daerah

Regional
Pasangan Dico-Basuki Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Kendal

Pasangan Dico-Basuki Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Kendal

Regional
Bangkai Paus Terdampar di Pantai Bali, Ini Dugaan Penyebabnya

Bangkai Paus Terdampar di Pantai Bali, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Truk Masuk Jurang dan Terbakar di Fly Over Kelok 9 Sumbar, Sopir Selamat

Truk Masuk Jurang dan Terbakar di Fly Over Kelok 9 Sumbar, Sopir Selamat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X