10 Pria Perkosa Siswi SMP Selama Setahun, 1 Pelaku Kabur, 9 Lainnya Belum Ditahan

Kompas.com - 25/11/2020, 18:44 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. Ilustrasi pelecehan seksual.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya telah memanggil dan sedang memeriksa 10 terlapor yang diduga menyetubuhi salah seorang siswi SMP sekaligus tetangganya asal Tasikmalaya Selatan, Jawa Barat, Rabu (25/11/2020).

Dari seluruh terlapor hanya 9 terlapor yang sedang diperiksa dan masih berada di ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Tasikmalaya sampai Rabu siang.

"Selain para terlapor yang baru bisa diperiksa 9 orang sampai siang ini. Korban dan keluarga korban pun sama diperiksa hari ini dengan didampingi KPAID Kabupaten Tasikmalaya," jelas Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prastyo Seno, kepada Kompas.com, Rabu siang.

Baca juga: Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, Paling Sering oleh 2 Tokoh Masyarakat

Polisi masih kumpulkan bukti

Hario menuturkan, pihaknya kali pertama mendapatkan laporan sejak dua pekan lalu.

Baru Selasa (24/11/2020) kemarin, kata Hario, hasil visum korban telah keluar dari RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya, dan para terlapor pun sedang diperiksa sampai sekarang.

Hasil penyelidikan kasus ini pun nantinya akan menemui titik terang dan disesuaikan antara semua keterangan dan bukti-bukti.

"Kalau para terlapor belum ditahan, karena hari ini masih dalam proses pemeriksaan penyelidikan kasusnya. Nantinya keterangan pelapor, saksi-saksi dan korban akan disesuaikan dan nantinya baru ada kesimpulannya oleh para penyidik," tambah Hario.

Sampai berita ini diturunkan, para terlapor dan pelapor didampingi keluarga serta KPAID Kabupaten Tasikmalaya, masih menjalani pemeriksaan di ruang PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya.

Baca juga: Siswi SMP Diperkosa 10 Pria Selama Setahun, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat

Tokoh masyarakat terlibat

Sebelumnya, Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berusia 14 tahun asal Tasikmalaya Selatan, Jawa Barat, diketahui disetubuhi dan dicabuli oleh 10 pria dewasa yang masih tetangganya selama setahun lebih.

Kedua pelaku berusia 70 tahun dan 73 tahun merupakan tetangga sekaligus tokoh masyarakat kampungnya selama ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X