CILACAP, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap mendirikan tenda darurat untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) di halaman RSUD Cilacap, Jawa Tengah.
Langkah itu untuk mengantisipasi penambahan pasien akibat kenaikan kasus virus corona (Covid-19) yang terjadi sejak beberapa waktu terakhir.
"Itu tenda IGD lapangan, untuk menambah kapasitas IGD, khususnya untuk pasien konfirmasi positif Covid-19 dan suspek," kata Kepala Dinkes Cilacap Pramesti Griana Dewi saat dihubungi, Selasa (24/11/2020).
Baca juga: Ganjar Cabut Izin Distributor Pupuk di Cilacap karena Naikkan Harga
Pramesti menjelaskan, tenda tersebut untuk menambah kapasitas IGD sekaligus untuk menyeleksi pasien yang diprioritaskan mendapatkan penanganan terlebih dahulu di IGD.
"Untuk memilah mana yang harus didahulukan, mana yang bisa ditunda, mana yang covid-19 dan mana yang bukan. Bukan untuk merawat seperti ruang isolasi yang lain," ujar Pramesti.
Pramesti mengatakan, kapasitas tempat tidur ruang isolasi di RSUD Cilacap hingga saat ini masih mencukupi. Dari total 89 tempat tidur, saat ini masih tersisa 23 tempat tidur.
Untuk mengantisipasi kenaikan pasien, rencananya pemkab juga akan menggunakan hotel dan homestay untuk karantina pasien terkonfirmasi positif asimtomatik atau orang tanpa gejala (OTG).
Baca juga: Curah Hujan di Banyumas dan Cilacap Tinggi, BMKG Imbau Warga Waspada Bencana
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Cilacap per hari ini tercatat 1.976 kasus terkonfirmasi positif. Rinciannya, 1.184 pasien sembuh, 738 dirawat dan 53 orang meninggal dunia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.