Debat Pilkada Medan Putaran Kedua, Bobby-Aulia Sebut Rencana Sentralisasi Etnis untuk Pariwisata

Kompas.com - 22/11/2020, 08:28 WIB
Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan 2020 nomor urut dua, Muhammad Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman saat debat publik perdana di Hotel Grand Mercure Kota Medan, Sabtu (07/11/2020) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTIPasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan 2020 nomor urut dua, Muhammad Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman saat debat publik perdana di Hotel Grand Mercure Kota Medan, Sabtu (07/11/2020)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menggelar debat kandidat putaran kedua Pilkada Medan 2020 di Hotel Grand Mercure, Sabtu (21/11/2020).

Pada debat kedua ini, tema yang diangkat adalah peningkatan pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah. Seperti sebelumnya, penanganan Covid-19 juga menjadi sub tema debat kali ini.

Pada sesi pertama, pasangan calon (paslon) nomor dua Bobby-Aulia memaparkan visi-misi program kerja mereka terkait tema.

Baca juga: Gara-gara Foto Bobby-Aulia Lebih Terang dari Akhyar-Salman di Surat Suara, Pihak Akhyar Ancam Bawa ke Proses Hukum

Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, tugas utama pemerintah adalah memberikan jaminan pelayanan publik yang cepat, tepat dan baik bagi masyarakat.

Namun, ia mengatakan jika saat ini masyarakat menilai pelayanan tersebut tersebut buruk. Hal tersebut diperparah denan indeks korupsi di Kota Medan.

"Dan diperparah dengan persepsi indeks korupsi. Kota Medan menjadi kota terendah dari 12 kota. Korupsi tidak pernah selesai,oleh karena itu saya dan Bang Aulia dengan kolaborasi Medan Berkah berkomitmen menyelesaikan pelayanan publik," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada sesi pendalaman visi misi, paslon nomor urut dua tersebut mendapatkan pertanyaan terkait wujud Kota Medan dan kondusif.

Baca juga: Perjalanan Kerabat Luhut Dicopot dari Gerindra, Merasa Ditelikung dan Dukung Rival Bobby di Pilkada Medan

Bobby mengatakan, Kota Medan merupakan kota yang majemuk dan memiki banyak etnis. Untuk itu, harus dibuat sentralisasi etnis-etnis tersebut untuk dijadikan pariwisata.

"Di masa saya dan bang Aulia, akan dijaga terus kemajemukan ini. Ini harus jadi prioritas utama untuk pariwisata di Kota Medan. Banyak sekali etnis, Melayu, Minang, Batak, Mandailing, India, Cina dan Jawa. Dan hari ini harus ada kawasan-kawasan yang akan menjadikan sektor pariwisata. Harus dibuat sentralisasinya," ujar Bobby.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Buka Debat Kandidat Putaran Kedua, Bobby-Aulia Sebut akan Buat Sentralisasi Etnis untuk Pariwisata



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X