Kekhawatiran Petani Arak Tradisional Bali di Tengah Kontroversi RUU Minol

Kompas.com - 20/11/2020, 16:14 WIB
Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta meninjau proses produksi petani arak tradisional Ni Nengah Puspawati (32) di Desa Besan Kanginan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Jumat (20/11) IstimewaWakil Bupati Klungkung, I Made Kasta meninjau proses produksi petani arak tradisional Ni Nengah Puspawati (32) di Desa Besan Kanginan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Jumat (20/11)

KLUNGKUNG, KOMPAS.com - Rancangan Undang-Undang Minuman Beralkohol ( RUU Minol) membuat petani arak tradisional bernama Ni Nengah Puspawati (32), asal Desa Besan Kanginan, Kabupaten Klungkung, khawatir.

Ia khawatir jika RUU Minol disahkan akan menghilangkan mata pencahariannya.

Sehingga, ia berharap ada kebijakan dan solusi yang berpihak kepada petani arak tradisional sepertinya.

"Semoga pemerintah pusat bisa memberikan kebijakan dan solusi agar kami tidak kehilangan mata pencaharian sehari-hari," ujar Puspawati, saat bertemu Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Cerita Robi Navicula Perangi Covid-19 dengan Arak Bali, Berdayakan 150 Perajin

Ia mengatakan, telah bergelut di dunia produksi arak selama selama 17 tahun.

Dalam sehari, ia mengaku bisa menghasilkan 5 botol arak atau setara 5 liter.

Untuk harga yang kadar alkoholnya 15 persen dijual Rp 15.000 sedangkan 20 persen Rp 20.000.

Para pelanggannya tidak berasal dari daerah Klungkung saja, tetapi ada yang dari Tampaksiring, Sanur hingga Tabanan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Sempat Dengar Teriakan 'Ya Allah' Sebelum Tarmin Tewas Diserang Kawanan Tawon

Warga Sempat Dengar Teriakan "Ya Allah" Sebelum Tarmin Tewas Diserang Kawanan Tawon

Regional
Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Bali, Sumber Suara Belum Teridentifikasi

Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Bali, Sumber Suara Belum Teridentifikasi

Regional
Kronologi Wartawan Dianiaya Kontraktor, Diduga Soal Berita Proyek Gedung Puskesmas

Kronologi Wartawan Dianiaya Kontraktor, Diduga Soal Berita Proyek Gedung Puskesmas

Regional
Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Regional
Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Regional
6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

Regional
Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Regional
Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Regional
Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Regional
Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Regional
Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Regional
Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Regional
Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Regional
Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Regional
Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X