Gunung Burangrang dan Cikuray Diusulkan Jadi Taman Nasional

Kompas.com - 18/11/2020, 20:59 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi saat rapat kerja dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membahas tentang permintaan Suku Baduy dihapus dari peta wisata, di Jakarta, Rabu (8/7/2020). handoutWakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi saat rapat kerja dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membahas tentang permintaan Suku Baduy dihapus dari peta wisata, di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

KOMPAS.com - Komisi IV DPR mendorong untuk mengubah status Gunung Burangrang dan Cikuray menjadi taman nasional.

Wakil Ketua Komisi IV Dedi Mulyadi mengatakan usulan perubahan status dua gunung menjadi taman nasional itu berdasarkan pertimbangan menjaga kelestarian alam dan makhluk hidup di dalamnya.

"Insya Allah Gunung Cikuray dan Burangrang didorong untuk berubah status jadi taman nasional. Pertimbangan-pertimbangan konservasi jauh lebih penting dibanding pertimbangan apa pun. Aspek ekonomi itu bisa didapatkan dari konservasi," kata Dedi kepada Kompas.com via sambungan telepon, Rabu (18/11/2020) malam.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Bandung Barat, Sejumlah Rumah dan Sekolah Rusak

Dedi menjelaskan, Gunung Burangrang memiliki peran yang kuat dalam menjaga kelestarian alam di sejumlah daerah sekitarnya, yakni Subang, Purwakarta dan Bandung Barat.

"Di situ melahirkan banyak aliran air, sungai, udara menjadi terjaga. Selain itu, di dalamnya juga banyak macan tutul," ujar Dedi.

Sementara untuk Cikuray, Dedi mengatakan, area yang akan didorong menjadi taman nasional adalah seluas 15.000 hektar. Gunung yang berlokasi di Garut itu juga menjadi habitat satwa-satwa yang langka dan dilindungi.

Selain untuk menjaga kelestarian alam, Dedi mengatakan, perubahan status dua gunung di Jabar itu bertujuan untuk mencegah perubaan fungsi yang sering dilakukan di daerah yang godaan ekonominya tinggi tanpa mempertimbangkan konservasi.

Ia berharap proses perubahan status tersebut segera terealisasi. Komisi IV terus melakukan pembahasan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengenai usulan tersebut.

"Mudah-mudahan segera terealisasi," harap Dedi.

Jalan baru di Cikuray

Sebelumnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Garut membangun jalan baru yang melewati hutan lindung di Gunung Cikuray. Proyek pembangunan jalan penghubung antar-kecamatan tersebut sempat diprotes oleh Badan Pembina Forum Komunkasi Kadera Konservasi Indonesia (FK3I) Jawa Barat.

Baca juga: Bikin Jalan Lewati Hutan Lindung di Garut, Pegiat Lingkungan Protes

Ketua FK3I Dedi Kurniawan menyebut wilayah itu merupakan habitat satwa-satwa langka dan dilindungi seperti macan tutul, elang jawa, owa jawa serta merak hijau.

Wakil Ketua Komisi IV Dedi Mulyadi juga sempat meminta Pemda Garut untuk menghentikan proyek pembangunan jalan baru di kawasan itu. Alasannya, pembukaan jalur itu bisa menimbulkan kerusakan hutan dan ekosistem di dalamnya.

Baca juga: Soal Bangun Jalan Lewati Gunung Cikuray, Garut Diminta Belajar dari Banjir 2016

Sebab, pembukaan jalan itu bisa memudahkan pembalakan liar dan tumbuhnya bangunan liar yang tak terkendali sehingga pada akhirnya akan menimbulkan kerusakan ekosistem dan konservasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X