Debat Pilkada Surabaya, Eri-Armuji Janji Rawat Lansia Seperti Orangtua, Listrik Bakal Gratis

Kompas.com - 18/11/2020, 20:32 WIB
Debat publik Pilkada Surabaya 2020 putaran kedua digelar Rabu (18/11/2020) malam di Dyandra Convention Center Surabaya. Tangkapan layar YouTube KPU SurabayaDebat publik Pilkada Surabaya 2020 putaran kedua digelar Rabu (18/11/2020) malam di Dyandra Convention Center Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Debat publik Pilkada Surabaya 2020 putaran kedua digelar Rabu (18/11/2020) malam di Dyandra Convention Center Surabaya.

Tema yang diusung adalah peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.

Salah satu pertanyaan yang dilempar panelis adalah cara membuat Kota Surabaya menjadi kota ramah kelompok lanjut usia (lansia).

Baca juga: Penumpang Lion Air Melahirkan di Pesawat, Persalinan Dilakukan di Kursi Belakang

Menanggapi pertanyaan panelis, pasangan nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armuji mengeksplorasi semua programnya terkait kesejahteraan lansia.

"Kami akan melayani lansia seperti orangtua kami sendiri. Kami beri permakanan gratis bahkan membebaskan pembayaran PLN dan PDAM," kata Eri.

Armuji menambahkan, program lainnya yaitu akan ada tim medis yang berkeliling setiap hari untuk memeriksa kesehatan lansia.

"Setiap lansia akan kami beri gelang khusus agar kami bisa memantau keberadaan serta kondisi kesehatannya," ujar Armuji.

Baca juga: Foto Mobilnya Parkir di Jalan Viral, Komisioner KPU: Saya Sedang Bicara dengan Pengunggah

Menanggapi jawaban Eri- Armuji, pasangan nomor urut 2 Machfud Arifin - Mujiaman mengaku pihaknya masih banyak menemukan lansia gelandangan yang tidur di jalanan dan terminal.

"Ini bukti bahwa Pemkot Surabaya tidak serius menangani lansia," katanya.

Mujiaman mengatakan, data keberadaan lansia di Surabaya perlu di-update, karena data yang ada sekarang tidak valid.

"Di wilayah utara seperti di wilayah Pegirian, masih ada orang-orang tua yang tidak terurus. Ini hasil blusukan kami 10 bulan terakhir," ujar Mujiaman.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X