Kasus Lamanya Diungkit, Denny Indrayana Tantang Petahana Debat Terbuka

Kompas.com - 17/11/2020, 20:34 WIB
Pakar hukum tata negara Denny Indrayana memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kemenko-Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat,Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019). Dian Erika/KOMPAS.comPakar hukum tata negara Denny Indrayana memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kemenko-Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat,Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Calon Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) nomor urut 02, Denny Indrayana menantang petahana Sahbirin Noor untuk debat terbuka.

Pernyataan itu dia keluarkan setelah tim Sahbirin Noor mengungkit kasus dugaan korupsi payment gateway yang ditujukan kepadanya tahun 2015.

Denny menjelaskan, kasus itu sudah selesai setelah diadvokasi oleh berbagai lembaga antikorupsi.

Menurut dia, kasus tersebut kini dijadikan sebagai bahan kampanye hitam tim paslon 01 untuk menjatuhkan dirinya.

"Hentikan menyebarkan kabar bohong yang dimanipulasi terkait dengan kriminalisasi yang ditujukan kepada saya pada tahun 2015. Hentikan karena itu fitnah," jelas Denny Indrayana dalam keterangan yang diterima, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Laporan Denny Indrayana Dihentikan, Tim Hukum Kirimkan Karangan Bunga Duka Cita ke Kantor Bawaslu

Merasa diserang oleh tim petahana, Denny balik menantang paslon nomor urut 01 itu untuk debat terbuka.

Tujuannya agar semuanya terang benderang dan masyarakat bisa memilah siapa sebenarnya yang antikorupsi.

"Terkait pemberantasan korupsi, mari sama-sama kita diskusikan. Saya mengundang paslon nomor urut 01 untuk berdebat secara sehat agar masyarakat Kalsel melihat siapa yang lebih mempunyai komitmen antikorupsi," tegasnya.

Denny juga mempertanyakan, kenapa justru dia yang dituduh sebagai pelaku korupsi.

Padahal, kata dia, ada beberapa kasus yang pernah menjerat paslon nomor urut 01.

"Terkait dengan kasus yang pernah dialami oleh Bapak Muhidin, berkasnya sudah lengkap, sudah P 21 tapi kenapa dihentikan. Kita juga mendengar ada komunikasi beliau dengan penyelenggara pemilu pada tahun 2015," bebernya.

Baca juga: Sahbirin Noor Berkali-kali Dilaporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Ini Kata Ketua Tim Pemenangan

Denny juga menyinggung dugaan dana negara yang mengalir ke objek wisata Kiram yang kepemilikannya tidak jelas, apakah milik pribadi atau milik publik.

Selain Kiram, ada beberapa program Sahbirin Noor yang hanya menghabiskan anggaran negara.

Salah satunya program revolusi hijau, padahal program tersebut tidak berjalan sebagai mestinya dan diduga terjadi penggelembungan anggaran.

"Ini semua tentu harus diklarifikasi agar kita paham apa yang sebenarnya terjadi. Karena itu, ketimbang kita menyebar berita-berita di sosial media tanpa klarifikasi, sekali lagi saya mengundang Paslon nomor urut 01 untuk berdebat di forum terbuka," tandasnya.

Sebagai informasi, Pilkada Kalsel 2020 diikuti dua pasangan calon yang akan memperebutkan kursi orang nomor satu dan nomor dua di Kalsel.

Kedua paslon yakni Denny Indrayana berpasangan dengan Difriadi Darjat akan menantang calon petahana Sahbirin Noor dan mantan Wali Kota Banjarmasin Muhidin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X