Muncul Klaster Dukcapil, Terbesar di Kulon Progo, 130 Orang Jalani Tes Swab

Kompas.com - 17/11/2020, 19:31 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

 

KULON PROGO, KOMPAS.com –Klaster perkantoran muncul di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebanyak 130 orang menjalani uji usap tenggorokan dalam empat sejak Sabtu 14 November 2020 sampai hari ini.

Sebanyak 21 orang menjalani tes swab pada Sabtu (14/11/2020), 31 orang pada Minggu (15/11/2020), dan enam orang pada Senin (16/11/2020) kemarin. Sementara, pada Selasa ada 79 orang yang menjalani tes swab.

Mereka rekan kerja satu kantor, lintas kantor, hingga keluarga dari kasus positif terkonfirmasi.

Baca juga: Kantor Disdukcapil Kulon Progo Tutup Setelah Seorang Pegawai Positif Covid-19

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo mengungkapkan sampai sekarang baru muncul hasil dari 52 orang yang menjalani swab pada Sabtu dan Minggu.

“Ini merupakan kontak teman kantor, teman beda kantor dan juga keluarga,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Kulon Progo, Baning Rahayujati dalam keterangan pers di kantor Dinas Kesehatan Kulon Progo.

Hasil dari dua hari swab itu saja ditemukan 19 kasus positif dari teman kerja di kantor Dukcapil, satu dari Dinas Kominfo dan lima anggota keluarga. Sehingga, total ada 25 kasus positif Covid-19.

Baning mengungkapkan bahwa kasus ini menjadi klaster terbaru sekaligus terbesar yang ada di Kulon Progo.

Baca juga: Disdukcapil Jadi Klaster Penularan Covid-19 Terbesar di Kulon Progo

Gugus Tugas masih menanti hasil selanjutnya dari tes swab yang berlangsung sampai hari ini. Hasil terbaru terkait perkembangan klaster Dukcapil ini akan muncul pada Kamis (19/11/2020).

Sementara menunggu, Gugus Tugas kembali merekomendasikan perpanjangan penutupan sementara layanan di kantor Dukcapil sampai Jumat (20/11/2020).

“Karena itu kami (merekomendasikan) perpanjangan penutupan kantor Dukcapil hingga Jumat, sampai kami menyelesaikan tracing di perkantoran dan disinfeksi ulang,”kata Baning.

Penambahan ini membuat Kulon Progo mencatat 312 kasus positif selama pandemi. Sebanyak 207 sembuh, sembilan kasus kematian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X