Bawaslu Selidiki Video Timses Paslon Pilkada Bulukumba Bagi-bagi Amplop

Kompas.com - 17/11/2020, 11:26 WIB
Beredar video relawan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba nomor urut 4, Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf, membagikan amplop kepada masyarakat di Desa Borong, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sabtu (14/11/ 2020). KOMPAS.com/NURWAHIDAHBeredar video relawan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba nomor urut 4, Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf, membagikan amplop kepada masyarakat di Desa Borong, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sabtu (14/11/ 2020).

BULUKUMBA, KOMPAS.com - Beredar video salah satu relawan pasangan calon bupati dan wakil bupati membagikan amplop kepada masyarakat di Desa Borong, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/11/ 2020).

Dalam video tampak salah satu peserta, perempuan yang busana kuning dan hijab coklat keliling membagi-bagi amplop putih kepada peserta yang hadir.

Kordinator Divisi Hukum, Penindakan, dan Penyelesaian Sengketa, Bawaslu Bulukumba, Bakri Abubakar mengatakan, dugaan pelanggaran tersebut sudah menjadi temuan dari Panwaslu Kecamatan Herlang sejak Minggu (15/11/2020).

Baca juga: Tak Terbitkan SK Staf Desa, Kades di Bulukumba Ngantor di Rumah karena Ruangan Disegel Anggota DPRD

"Kita sudah melakukan rapat pembahasan Gakkumdu Bulukumba yang terdiri dari unsur Kejaksaan, Kepolisian, dan Bawaslu Bulukumba. Hasil pembahasan Gakkumdu kita lanjutkan ke proses kajian dan penyelidikan untuk lebih mendalami lagi kasus ini," kata Bakri saat dihubungi, Selasa (17/11/2020).

Pada hari ini, Bawaslu Bulukumba berencana mengklarifikasi terlapor. KPU Bulukumba dan saksi saat pemberian amplop berlangsung juga akan dimintai keterangan.

 

Bakri mengatakan, pembagian amplop berisi uang pada masa kampanye melanggar Pasal 187A Undang-undang nomor 10 tahun 2016.

Selain itu, Bawaslu juga menyelidiki dugaan pelanggaran karena berkampanye di luar jadwal.

"Intinya kasus dugaan pelanggaran pemilihan sementara dalam proses kajian dan penyelidikan oleh Bawaslu dan Gakkumdu. Ada tidaknya dugaan pelanggaran atau tidak tentu akan kita putuskan dalam pembahasan ke II Gakkumdu yang terdiri dari kejaksaan, kepolisian dan Bawaslu," ungkapnya.

Baca juga: Bawaslu Bulukumba Teruskan Kasus Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN ke KASN

Sedangkan tim pemenangan pasangan calon nomor 4 dalam Pilkada Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf, membantah telah membagikan amplop berisi uang di Desa Borong.

Ketua tim pemenangan pasangan calon tersebut, Patudangi, mengatakan peristiwa yang terekam dalam video tersebut merupakan fitnah.

"Tentunya ini adalah fitnah dan kami tidak pernah melakukan kampanye di luar dari jadwal KPU Bulukumba," kata H Patudangi saat dikonfirmasi Kompas.com.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Regional
Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Awan Panas Guguran Muncul di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1,5 Kilometer

Regional
Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Kemensos dan Dinsos Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar

Regional
Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Cerita Wali Kota Bandung Oded 8 Hari Melawan Covid-19, Batal Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Regional
Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Wali Kota Jambi Tunda Sistem Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

Regional
15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Regional
Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Regional
Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X