Selundupkan Sabu Senilai Rp 1,8 Miliar Dalam Koper, 2 Orang Ditangkap di Bandara Lombok

Kompas.com - 16/11/2020, 17:27 WIB
BNNP NTB menangkap dua warga asal Kabupaten Lombok Timur yang menyelundupkan narkotika sabu di dalam tas koper. KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMBNNP NTB menangkap dua warga asal Kabupaten Lombok Timur yang menyelundupkan narkotika sabu di dalam tas koper.

MATARAM, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 1,012 kilogram melalui Bandara Lombok.

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra menyebutkan, BNN telah menangkap dua orang warga asal Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, di terminal kedatangan domestik Bandara Lombok, Jumat (13/11/2020) pukul 14.30 Wita.

Terbongkarnya penyelundupan narkotika sabu ini berawal dari ditangkapnya A (33), salah satu penumpang pesawat yang diduga membawa sabu di dalam tas koper.

Petugas yang curiga lalu melakukan penggeledahan terhadap tas koper milik A di terminal kedatangan Bandara Lombok.

Baca juga: Khofifah Kirim Surat Usulan Pemecatan Bupati Jember Non-aktif Faida kepada Mendagri

Setelah digeledah, petugas menemukan 10 paket sabu dan satu plastik bening ukuran besar yang masih terdapat sisa sabu, dari dalam tas koper.

Total ada 11 bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat bruto sekitar 1,012 Kilogram.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seluruh barang haram ini disembunyikan pelaku di dalam koper, di antara tumpukan pakaian.

Barang haram senilai Rp 1,8 miliar ini dibawa pelaku A dari Pekanbaru, Riau, dengan tujuan Bandara Lombok.

"Setelah diinterogasi, A mengaku mengambil narkotika tersebut dari wilayah Pekanbaru-Riau atas perintah saudaranya S," terang Gede, dikutip dalam rilis tertulis, Senin (16/11/2020).

 

Selanjutnya, petugas gabungan melakukan pengembangan di sekitar tempat parkir Bandara Lombok dan menangkap tersangka S (35), warga Pringgasela, Lombok Timur, yang bertugas menjemput A di Bandara.

Selain mengamankan barang bukti sabu, petugas juga mengamankan tiga unit ponsel dan satu unit mobil, yang digunakan pelaku S untuk menjemput pelaku A.

Guna penyelidikan lebih lanjut, saat ini kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan di Kantor BNNP NTB.

Baca juga: Seorang Pria Cabuli Bocah 8 Tahun, Rumah Pelaku Dirusak Warga

Pelaku terancam dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati dan denda minimal Rp 1 miliar.

Dengan digagalkannya peredaran narkoba ini, BNNP NTB telah menyelamatkan kurang lebih 12.000 anak bangsa di NTB dari penyalahgunaan narkoba.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X