Fakta Teror Bom di Rumah Maisaroh, Satu Korban Terluka Parah, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Kompas.com - 16/11/2020, 14:47 WIB
Ilustrasi bom. ShutterstockIlustrasi bom.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Maisaroh (42), warga di Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mendapat teror bom ikan atau bondet oleh orang tak dikenal.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (16/11/2020) dini hari.

Saat kejadian itu, sekitar dua orang pelaku datang dan melemparkan enam bondet ke arah rumahnya.

Lima dari enam bom tersebut meledak dan mengenai saudaranya. Sedangkan satu bom di antaranya diketahui masih utuh.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap aksi teror tersebut.

Baca juga: Rumah Maisaroh Dilempar 6 Bom Ikan, Korban Sempat Dikejar Pelaku

Kronologi kejadian

Dilansir dari Surya, saat kejadian itu Maisaroh sedang duduk di teras rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sesaat kemudian datang pelaku dan langsung melemparkan bom ikan tersebut.

Karena saat itu pelaku sempat mengejarnya sontak ia langsung lari untuk menyelamatkan diri ke rumah tetangganya.

"Spontan saya langsung lari," terang dia.

"Mungkin mau melempar bondet ke saya. Dan kemungkinan, saya sasarannya. Makanya saya lari terus bersembunyi ke rumah tetangga. Akhirnya, bondet di lempar ke rumah saya, dan mengenai saudara saya," tambahnya.

Atas serangan bom itu ia mengaku hingga sekarang masih merasa ketakutan dan trauma.

Baca juga: Fakta Pejabat Buat Garasi Mobil di Jalan, Fotonya Viral, Dishub dan Camat Turun Tangan

Apalagi, saudaranya bernama Musleh (45) yang berada di dalam rumahnya saat itu menjadi korban ledakan bom tersebut.

Korban diketahui mengalami luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Sementara Sekretaris Desa Kedungpengaron Mokhamad Rosidi mengatakan, dari informasi yang didapat, pelaku penyerangan berjumlah dua orang.

"Ada dua orang pelakunya. Dan satu orang korbannya. Saya berharap, polisi bisa segera menangkap pelaku teror bondet ini," kata dia.

Identitas pelaku dikantongi polisi

Kapolsek Kejayan AKP Sugeng Prayitno mengatakan, saat ini kasus teror bom ikan tersebut masih dilakukan pendalaman penyelidikan.

Dari informasi sementara, motif yang dilakukan pelaku diduga karena dendam pribadi dengan Maisaroh.

"Sejauh ini kami belum bisa simpulkan. Tapi, ada informasi jika besar kemungkinan motifnya asmara, yakni dendam pribadi," kata Kapolsek.

Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Adapun terkait dengan identitasnya para pelaku, kata dia, juga sudah dikantongi polisi.

"Kami sedang kejar pelakunya. Mudah-mudahan pelakunya bisa segera ditangkap," ungkap dia.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Perempuan Pasuruan Dikejar dan Rumahnya Dilempari 6 Bondet, Berlatar Belakang Asmara?



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.