Pasien Positif Covid-19 Non Komorbid Meninggal, Kasus Pertama di Sukabumi

Kompas.com - 13/11/2020, 20:14 WIB
Ilustrasi pasien corona, virus corona, Covid-19 Shutterstock/Kobkit ChamchodIlustrasi pasien corona, virus corona, Covid-19

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa penyakit penyerta (non komorbid) dilaporkan meninggal dunia di Sukabumi, Jawa Barat.

Informasi ini berdasarkan data Satuan Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Sukabumi yang dirilis Jumat (13/11/2020). Tercatat pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjadi 12 orang.

''Pasien meninggal perempuan berusia 43 tahun asal Kecamatan Cibeureum,'' kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Sukabumi, dr Rita Fitrianingsih dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Ratusan Santri Positif Covid-19, Kegiatan Ponpes Al Bayan Sukabumi Dihentikan Sementara

Menurut dia, pasien positif Covid-19 yang meninggal ini sebelumnya sempat menjalani isolasi di rumah sakit beberapa hari.

Namun atas permintaan sendiri (APS), pasien tersebut pulang ke rumahnya.

Terus, lanjut dia, pasien kembali masuk ke rumah sakit dalam kondisi berat, Kamis (12/11/2020). Hingga akhirnya pasien tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia.

''Pasien kurang kooperatif dan menyembunyikan kondisi dan tempat isolasi mandiri,'' ujar dia.

''Keluarga pasien sudah di-tracing,'' sambung Rita yang juga Kkepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi.

Rita menjelaskan, kasus meninggalnya pasien terkonfirmasi Covid-19 tanpa penyakit penyerta ini merupakan yang pertama di Kota Sukabumi. Sebelumnya, pasien meninggal disertai penyakit penyerta.

Dengan adanya kasus pertama pasien terkonfirmasi positif Covid-19 non komorbid meninggal dunia, Rita mengimbau masyarakat harus tahu dan menjaga diri.

''Selalu patuhi protokol kesehatan, dan 3 M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun. Murah dan mudah,'' imbau dia.

Update Data Satgas Covid-19 Kota Sukabumi, Jumat (13/11/2020) menyebutkan total pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 613 orang, meliputi isolasi 154 pasien, sembuh 447 pasien dan meninggal dunia 12 orang.

Baca juga: Bertambah, 212 Santri di Cibadak Sukabumi Positif Covid-19

Sehari sebelumnya total sebanyak 594 pasien meliputi isolasi 141 pasien, sembuh 442 pasien dan meninggal dunia 11 orang. Kota Sukabumi termasuk zona kuning.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X