Pemkab Semarang Dinilai Lambat Respons Surat PAW Biena Munawa Hatta

Kompas.com - 10/11/2020, 23:40 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAKetua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening

UNGARAN, KOMPAS.com - Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menyesalkan lambatnya Pemerintah Kabupaten Semarang dalam merespons surat terkait penghentian dan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Biena Munawa Hatta dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P).

Menurut Bondan, surat dari Ketua DPRD kepada gubernur melalui bupati tentang pemberhentian dan penggantian antarwaktu sudah diterima pada Senin (16/10/2020).

"Tapi pj sekda katanya belum menerima surat itu, padahal sejak Jumat minggu lalu batas waktu bupati meneruskan surat itu sudah habis, waktunya satu minggu," jelasnya Selasa (10/11/2020) saat dihubungi.

Baca juga: Maju di Pilkada 2020, 5 Legislator Sulut Segera Diproses PAW

Karena kinerja Pemkab Semarang tersebut maka DPRD akan langsung bersurat kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Toh dalam administrasi tersebut hanya melalui saja," kata Bondan.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang itu menilai pekerjaan administrasi di kantor Bupati Semarang buruk.

"Pj Sekda kurang fokus di pekerjaannya. Apakah ini sebuah kesengajaan atau tidak, ini perlu ditelusuri," jelas Bondan.

Baca juga: DPR Lantik Haerul Saleh sebagai Anggota PAW

Seperti diketahui, Biena Munawa Hatta dipecat dari kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) karena dianggap tidak mendukung paslon yang diusung PDI-P di Pilkada Kabupaten Semarang.

Dalam hajatan 9 Desember 2020 tersebut, PDI-P, PKB, Partai Demokrat, dan Partai Hanura mengusung Ngesti Nugraha-Basari.

Sementara Biena adalah anak dari Bintang Narsasi, yang juga maju menjadi calon Bupati Semarang. Dia berpasangan dengan Gunawan Wibisono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Melonjak Tajam, Wonogiri Kekurangan Nakes

Kasus Covid-19 Melonjak Tajam, Wonogiri Kekurangan Nakes

Regional
'Saya Tidak Bersalah, Visa Saya Tidak Overstay, Saya Tidak Menghasilkan Uang Dalam Rupiah'

"Saya Tidak Bersalah, Visa Saya Tidak Overstay, Saya Tidak Menghasilkan Uang Dalam Rupiah"

Regional
Pasokan Gas ke PLN di Aceh Dipulihkan, Listrik Warga Kembali Normal

Pasokan Gas ke PLN di Aceh Dipulihkan, Listrik Warga Kembali Normal

Regional
Gibran-Teguh Habiskan Rp 3,2 Miliar untuk Pilkada Solo 2020, Bajo Rp 153 Juta

Gibran-Teguh Habiskan Rp 3,2 Miliar untuk Pilkada Solo 2020, Bajo Rp 153 Juta

Regional
Kasus Prostitusi, Kafe Ini Sediakan Room Buat Pelanggan dan Penyanyi untuk Mesum

Kasus Prostitusi, Kafe Ini Sediakan Room Buat Pelanggan dan Penyanyi untuk Mesum

Regional
Istri Gerebek Suaminya Seorang PNS Sedang Mesum di Kamar Hotel

Istri Gerebek Suaminya Seorang PNS Sedang Mesum di Kamar Hotel

Regional
Lampung Disebut Siaga Satu Covid-19, Satgas: Masyarakat Kadang Sulit, Masih Suka Berkumpul...

Lampung Disebut Siaga Satu Covid-19, Satgas: Masyarakat Kadang Sulit, Masih Suka Berkumpul...

Regional
Fakta Wajah Pasangan Kekasih Disiram Air Keras, Tak Terima Diviralkan dan Membuntuti Korban

Fakta Wajah Pasangan Kekasih Disiram Air Keras, Tak Terima Diviralkan dan Membuntuti Korban

Regional
Pengakuan Pelaku Penyiraman Air Keras ke Sepasang Kekasih, Sakit Hati gara-gara Diviralkan di Medsos

Pengakuan Pelaku Penyiraman Air Keras ke Sepasang Kekasih, Sakit Hati gara-gara Diviralkan di Medsos

Regional
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tenggara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tenggara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Viral Video TikTok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam, Pelakunya Ternyata Laki-laki

Viral Video TikTok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam, Pelakunya Ternyata Laki-laki

Regional
Karyawan Distributor Tabung Elpiji Dirampok Kawanan Bersenpi, Uang Rp 561 Juta Raib

Karyawan Distributor Tabung Elpiji Dirampok Kawanan Bersenpi, Uang Rp 561 Juta Raib

Regional
Cerita Mahasiswi Calon Perawat Bunuh Bayinya, Sumpal Mulut Anak dengan Kapur Toilet

Cerita Mahasiswi Calon Perawat Bunuh Bayinya, Sumpal Mulut Anak dengan Kapur Toilet

Regional
30 Tahun Menunggak Sampai Ditegur PN, Pemkot Padang Bersikukuh Tak Mau Bayar Ganti Rugi Tanah Kakek Tua

30 Tahun Menunggak Sampai Ditegur PN, Pemkot Padang Bersikukuh Tak Mau Bayar Ganti Rugi Tanah Kakek Tua

Regional
Kristen Gray Dideportasi karena Berbisnis, Imigrasi: Jual E-Book 30 Dolar, Konsultasi 50 Dolar Per 45 Menit

Kristen Gray Dideportasi karena Berbisnis, Imigrasi: Jual E-Book 30 Dolar, Konsultasi 50 Dolar Per 45 Menit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X