Angin Puting Beliung Terjang 4 Kecamatan di Sumbawa, Puluhan Rumah Rusak, 3 Warga Terluka

Kompas.com - 09/11/2020, 23:49 WIB
Kondisi rumah warga roboh akibat diterjang angin puting beliung yang terjadi di Kabupaten Sumbawa, NTB, Senin (9/11/2020). (ANTARA/Istimewa).Kondisi rumah warga roboh akibat diterjang angin puting beliung yang terjadi di Kabupaten Sumbawa, NTB, Senin (9/11/2020).

KOMPAS.com - Angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di empat kecamatan di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Senin (9/11/2020).

"Terdapat puluhan rumah dan fasilitas publik rusak serta tiga orang korban luka-luka," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, A Rahim, dikutip dari Antara, Senin.

Ia menyebutkan, empat kecamatan yang terdampak, yaitu Kecamatan Alas Barat terdiri dari 12 rumah, satu sekolah (SMAN 1 Alba) dan satu puskesmas di Desa Lekong, 23 rumah di Desa Usar Mapin, 30 rumah di Desa Labuhan Mapin, 17 rumah di Desa Gontar, serta 15 rumah, satu masjid, satu mushalla di Desa Gontar Baru. Bahkan di Desa Usar Mapin terdapat dua rumah roboh.

Baca juga: Beredar Pesan dan Foto Pesawat Hercules Bawa 100 TNI Jatuh di Papua, Danlanud: Hoaks!

Kemudian di Kecamatan Alas angin puting beliung menyebabkan Kantor Desa Marente roboh bagian depan.

Di Kecamatan Buer satu rumah roboh, tiga rumah atap terangkat angin, satu rumah miring, dan enam rumah mengalami kerusakan dinding.

Sedangkan di Kecamatan Labuhan Badas terdapat beberapa rumah rusak.

Baca juga: Penuhi Nazar, Kades Ini Potong Rambut Nyentrik Bergaya Mohawk, Anak Istri Berang

Selain rumah dan fasilitas publik yang mengalami kerusakan ringan hingga berat, juga terdapat sejumlah korban di Kecamatan Alas, yakni tiga korban luka-luka, di mana dua di antaranya anak berusia delapan tahun.

"Korban luka tiga orang, termasuk dua orang anak usia delapan tahun cukup parah dan telah dirujuk ke RSUD Sumbawa. Musibah ini terjadi ketika sedang berlangsung pembagian BST dari Kantor Pos di Kantor Desa Marente," ujar dia.

BPBD Sumbawa tengah melakukan monitoring melalui media sosial untuk memantau perkembangan saat ini.

Pihaknya juga menyiagakan personel untuk mengantisipasi kejadian-kejadian lain yang sewaktu-waktu akan terjadi. Termasuk mempersipakan logistik untuk didistribusikan ke korban bencana.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X