Usai Debat Pilkada, 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Malaka Menari Bersama

Kompas.com - 04/11/2020, 21:10 WIB
PHOTO:Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menari Tebe bersama KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BEREPHOTO:Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menari Tebe bersama

KUPANG, KOMPAS.com - Debat publik calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), digelar di Aula Susteran Betun pada Rabu (4/11/2020).

Debat publik itu diikuti pasangan calon nomor urut 1 Simon Nahak-Louise Lucky Taolin dan pasangan nomor urut 2 Stefanus Bria Sera-Wendelinus Taolin.

Acara itu dimoderatori Maryanti Adoe dengan dua penyusun materi, yakni Dosen Universitas Muhamadiyah Kupang Ahmad Atang dan Dosen Universitas Nusa Cendana Kupang Stefanus Kotan.

Kegiatan debat yang disiarkan langsung lewat Youtube dan Facebook itu dibagi dalam lima segmen. Terdiri dari pemaparan visi dan misi, pendalaman visi dan misi, pertanyaan dari penyusun materi, debat antarpasangan calon, dan pernyataan penutup.

Baca juga: Libatkan Tokoh Agama, Kunci Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan di Kabupaten Malaka NTT

Usai acara debat, kedua pasangan calon menari 'Tebe' (Tarian khas Kabupaten Malaka) bersama sejumlah penari putri lainnya dari Sanggar Tari Kamanasa.

Bukan hanya dua pasangan calon, moderator debat Maryanti Adoe juga ikut menari. Mereka menari bersama-sama sekitar dua menit.

Ketua KPU Malaka Makarius Bere Nahak mengatakan, aksi menari paslon itu spontan dilakukan.

"Suhu politik di Kabupaten Malaka kan saat ini lagi panas, jadi sekalian mereka menari bersama sambil bergandengan tangan.  Ini mau menunjukkan ke publik bahwa para pasangan calon lagi akur-akur saja," ujar Makarius saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu malam.

Makarius menyebutkan, debat berlangsung baik karena pasangan calon cukup aktif berdebat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

Regional
Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X