9 Pegawai Positif Corona, BPN Karawang Buka Pelayanan Secara Online

Kompas.com - 04/11/2020, 12:37 WIB
Kepala BPN Karawang Fitriyani Hasibuan (kanan) KOMPAS.COM/FARIDAKepala BPN Karawang Fitriyani Hasibuan (kanan)

KARAWANG, KOMPAS.com - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karawang membuka pelayanan secara online menyusul sejumlah pegawainya positif Covid-19. Sistem kerja pegawai pun dilakukan dengan sistem sif.

Kepala BPN Karawang Fitriyani Hasibuan memastikan pelayanan tak berhenti meski sejumlah pegawainya terpapar Covid-19.

"Kami tetap melaksanakan pelayanan, secara online," ujar Fitriyani di kantornya, Rabu (4/11/2020).

Pelayanan yang dilakukan secara online di antaranya pengecekan, hak tanggungan, dan surat-surat lainnya.

Baca juga: Pasien Covid-19 Klaster HUT Komunitas Tari Karawang Bertambah Jadi 26

 

Sementara pelayanan yang tidak bisa dilakukan secara elektronik dilaksanakan secara manual. Layanan pengukuran tanah juga masih dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau tidak bisa ke mari kita (bisa melayani) melaui email, WA (whatsapp)," tambahnya.

Fitriyani menyebut pelayanan tetap dilakukan mengingat BPN harus tetap hadir melayani masyarakat dan mendukung program pemerintah. Apalagi dengan kondisi ekonomi yang terdampak pandemi.

"Misalnya pembuatan sertifikat dan orang ingin menjaminkan ke bank. Kebutuhan masyarakat yang harus kita utamakan," katanya.

Meski begitu, ia mengakui pada Senin (26/10/2020) pelayanan sempat libur lantaran para pegawai menjalani tes swab massal. Pihaknya pun sudah memberikan informasi kepada masyarakat dan rekan kerja BPN.

BPN Karawang, kata dia, melakukan evaluasi setelah sejumlah karyawannya positif Covid-19. Pegawai yang masuk diberlakukan sistem sif, yakni pukul 08.00 WIB-12.00 WIB dan pukul 12.00 WIB-16.00 WIB. Tujuannya untuk menerapkan prinsip jaga jarak lantaran ruang kerja yang sempit.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X