Kompas.com - 03/11/2020, 19:37 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia membakar lima hektare ladang ganja di Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Selasa (3/11/2020). KOMPAS.com/MASRIADI Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia membakar lima hektare ladang ganja di Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Selasa (3/11/2020).

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia membakar 5 hektar ladang ganja di Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Selasa (3/11/2020). Pemusnahan melibatkan puluhan personel BNN dibantu TNI/Polri.

Direktur Narkotika BNN RI, Brigjen Pol, Aldrin MP Hutabarat kepada wartawan menyebutkan, seminggu lalu tim intelijen BNN turun ke lokasi.

Informasi yang diterima dari masyarakat di pedalaman Aceh Utara itu terdapat kebun ganja. Sehingga, tim ke lokasi dan menemukan 5 hektar ladang ganja di ketinggian 230 meter di atas permukaan laut.

“Bahkan kita dapat 10.000 lebih bibit ganja siap tanam, mereka ini serius bercocok tanam ganja. Sayangnya pemiliknya tidak kita temukan,” katanya.

Baca juga: Memalukan, Ada Lahan Ganja di Kabupaten Tasikmalaya

Dia mengapresiasi masyarakat yang melaporkan ladang ganja itu.

Dia mengajak seluruh masyarakat berani melapor ke petugas, sehingga pemberantasan narkoba bisa ditangani dengan baik.

“Kami imbau juga pemerintah daerah bersama masyarakat menanam tanaman lain, jangan ganja. Tanaman yang bernilai ekonomis semisal durian dan lainnya,” pungkasnya.

Baca juga: Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X