Janji Tak Terima Gaji jika Menang Pilkada Mojokerto, Berapa Kekayaan Petahana dan Adik Menaker?

Kompas.com - 03/11/2020, 07:47 WIB
Pasangan Pungkasiadi - Titik Masudah usai mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (6/9/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍPasangan Pungkasiadi - Titik Masudah usai mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (6/9/2020).

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mojokerto Pungkasiadi - Titik Masudah berkomitmen tidak menerima gaji jika nantinya terpilih pada Pilkada Mojokerto 2020.

Pernyataan itu disampaikan Pungkasiadi dalam debat publik calon kepala daerah yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (1/11/2020).

Baca juga: Program Petahana dan Adik Menaker di Pilkada Mojokerto, Kartu UMKM Keren Jadi Andalan

Debat ini juga disiarkan secara live oleh salah satu saluran televisi dan saluran YouTube.

Pada penghujung debat publik, Pungkasiadi siap mengembalikan gaji, serta siap mundur dari jabatan jika melakukan korupsi.

"Gaji kami akan kami kembalikan kepada masyarakat. Kami juga akan mundur dari jabatan kalau terbukti korupsi," kata Pungkasiadi, saat debat publik.

Baca juga: Pilkada Mojokerto, Pasangan Yoni Janjikan Bantuan Modal Rp 50 Juta hingga Kemudahan Berinvestasi

Di Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020, Pungkasiadi merupakan calon petahana. Dia menggandeng Titik Masudah, adik Menaker Ida Fauziah, sebagai pasangannya.

Lantas, berapa kekayaan yang dimiliki calon bupati petahana dan adik Menaker Ida Fauziah tersebut?

Dalam laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), jumlah harta kekayaan Pungkasiadi tercatat sebesar Rp 10.329.692.759.

Kekayaan Pungkasiadi, antara lain berupa tanah dan bangunan senilai Rp 5.796.979.780, serta alat transportasi dan mesin dengan nilai Rp 1.106.075.000.

Adapun Titik Masudah tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 1.703.180.067.

Harta kekayaan Titik antara lain berupa aset tanah dan bangunan senilai Rp 1.200.000.000.

Kekayaan Titik lainnya berupa transportasi dan mesin Rp 237.500.000. Selebihnya berupa surat berharga, harta bergerak, dan kas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X