Kompas.com - 02/11/2020, 20:51 WIB
Dua pimpinan kelompok massa saling berangkulan dan bermaafan di depan unsur Forkopimda dan Tokoh Ulama pada acara perdamaian di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (2/11/2020) KOMPAS.COM/BUDIYANTODua pimpinan kelompok massa saling berangkulan dan bermaafan di depan unsur Forkopimda dan Tokoh Ulama pada acara perdamaian di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (2/11/2020)

SUKABUMI, KOMPAS.com - Bentrok antaranggota dua kelompok massa di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Baros, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (1/11/2020) sore berakhir damai.

Dua kelompok massa yaitu organisasi kemasyarakatan (Ormas) Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Sukabumi dengan Persatuan Olah Silat Kebhatinan ( Poskab) Sapu Jagat.

Perdamaian kedua pihak berlangsung pada rapat koordinasi penanggulangan dan penyelesaian konflik antarormas di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota di Gedung Pendopo Sukabumi, Senin (2/11/2020).

Baca juga: 2 Kelompok Ormas Bentrok di Sukabumi, 4 Orang Terluka

Hadir pada kesempatan itu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Sukabumi, tokoh ulama dan perwakilan BPPKB dan Sapu Jagat.

''Alhamdulillah kedua belah pihak, baik ormas BPPKB maupun paguyuban perguruan Sapu Jagat sudah saling islah, saling memaafkan,'' ungkap Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Sumarni kepada wartawan selesai memimpin rakor, Senin malam.

Namun, lanjut dia terkait permasalahan yang melanggar hukum tentunya akan terus diusut sesuai peraturan perundangan. Saat ini perkara pelanggaran hukum masih proses penyelidikan dan penyidikan jajaran Polres Sukabumi Kota.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

''Sekarang masih memeriksa saksi-saksi, untuk pelaku sudah kami kantongi identitasnya dan lagi pencarian,'' ujar dia.

Baca juga: Kronologi Bentrok 2 Kelompok Ormas di Sukabumi, Berawal dari Kesalahpahaman

Penyelesaiab konflik ormas tersebut juga ditandai dengan penandatangan surat pernyataan oleh pimpinan kedua belah pihak yakni Ketua BPPKB Sukabumi Deden Syaeful Basri dan Ketua Posgab Sapu Jagat, Asep Mukarom.

Isi surat pernyataan di antaranya kedua belah pihak akan melakukan penyelesaian secara damai dengan prosedur hukum dan menyerahkan permasalahan yang ada kepada penegak hukum yang berwenang.   

Diberitakan sebelumnya dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) terlibat bentrok di Jalan Lingkar Selatan (Lingsel), Kecamatan Baros, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (1/11/2020).

Peristiwa ini terjadi di depan Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi-Kantor Imigrasi sekitar pukul 16:00 WIB.

Akibat bentrokan tersebut, empat orang mengalami terluka dan mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X