Penumpang Kapal Loncat ke Laut di Selat Sunda lalu Menghilang

Kompas.com - 31/10/2020, 07:04 WIB
Petugas SAR saat melakukan pencarian penumpang KMP Nusa Jaya yang jatuh di Selat Sunda IstimewaPetugas SAR saat melakukan pencarian penumpang KMP Nusa Jaya yang jatuh di Selat Sunda

CILEGON, KOMPAS.com - Seorang penumpang KMP Nusa Jaya meloncat ke laut saat perjalanan dari Pelabuhan Merak, Banten, menuju Bakauhuni, Lampung.

Informasi yang diperoleh dari Basarnas Banten, korban berjenis kelamin laki-laki itu jatuh ke Selat Sunda pada pukul 13.45 WIB.

Korban berusia sekitar 20 tahun jatuh di bagian barat sekitar Pulau Tempurung.

Penyebab jatuhnya penumpang KMP Nusa Jaya itu belum diketahui.

Namun, berdasarkan saksi mata, korban awalnya duduk di sisi dek kapal. Kemudian korban berdiri dan melihat ke arah laut lepas dengan tatapan kosong.

Baca juga: Penumpang Kapal Pria dan Wanita Ditemukan Tewas Tanpa Busana Dalam Mobil, Ini Kata Polisi

Tiba-tiba, korban dengan jaket warna merah menaiki pagar pembatas, lalu meloncat ke laut.

Humas Basarnas Banten Warsito mengatakan, nakhoda KMP Nusa Jaya sudah berusaha melakukan pencarian setelah menerima laporan dari petugas jaga.

"Nakhoda kapal sebelumnya sudah berupaya melakukan pencarian dengan memutar sebanyak tiga kali selama 30 menit. Namun, korban tidak ditemukan," kata Waristo saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/10/2020).

Selanjutnya, kru kapal melaporkan peristiwa tersebut ke petugas VTS dan STC Pelabuhan Merak.

KMP Nusa Jaya kemudian melanjutkan perjalanannya untuk menyeberangkan 202 orang penumpang ke Pelabuhan Bakauhun, Lampung

Petugas Basarnas yang mendapatkan laproan tersebut langsung menuju lokasi jatuhnya korban untuk melakukan pencarian.

Baca juga: Asyik Main Ponsel Saat Turun dari Kapal, Bocah 9 Tahun Jatuh ke Laut

Hingga pukul 18.25 WIB, korban belum ditemukan. Proses pencarian pun dihentikan sementara dan akan dilanjutkan hari ini.

"Pencarian dihentikan sementara, tim sudah berada di unit siaga SAR Merak. Pencarian dilanjutkan besok pukul 07.00 WIB," ujar Warsito.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Regional
Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Regional
Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Regional
Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
Kronologi 2 'Speedboat' Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Kronologi 2 "Speedboat" Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Regional
Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X