Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Kompas.com - 29/10/2020, 06:04 WIB
Seorang mayat laki-laki dengan kodisi tangan terikat dibelakang ditemukan dilokasi tempat pembuanga akhir (TPA) punggur Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (28/10/2020). Hal ini tentunya sontak membuat heboh warga yang tingal disekitar TPA Punggur tersebut. IstimewaSeorang mayat laki-laki dengan kodisi tangan terikat dibelakang ditemukan dilokasi tempat pembuanga akhir (TPA) punggur Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (28/10/2020). Hal ini tentunya sontak membuat heboh warga yang tingal disekitar TPA Punggur tersebut.

KOMPAS.com- Sesosok mayat lelaki ditemukan di antara tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur, Batam, Kepulauan Riau.

Mayat itu ditemukan oleh seorang pemulung dalam kondisi tangan terikat ke belakang.

Baca juga: Mayat Pria di TPA Punggur Batam, Tangan Terikat dan Diduga Dibunuh

Ditemukan oleh pemulung

Ilustrasi sampah plastikDok. Ecoton Ilustrasi sampah plastik
Kapolsek Nongsa AKP I Made Putra Hari mengatakan, mayat lelaki itu kali pertama diketahui oleh pemulung di TPA tersebut.

"Mayat ini pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung saat mengais sampah," kata Putra.

Saat ditemukan, pria tersebut dalam keadaan mengenaskan.

"Posisi telungkup dan tangan diikat ke belakang dan temuan ini langsung dilaporkan ke pihak sekuriti dan diteruskan ke Polsek Nongsa," tutur dia.

Diduga pria tersebut merupakan korban pembunuhan.

Baca juga: Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

 

IlustrasiKOMPAS/DIDIE SW Ilustrasi
Periksa saksi

Menyusul kejadian tersebut, polisi memeriksa dua orang saksi yang merupakan petugas keamanan TPA Punggur Atas.

"Untuk pemulungnya akan segera dimintai keterangannya juga," ungkap Putra.

Sementara, Kanit Polsek Nongsa Iptu Sofyan menjelaskan dari informasi beberapa saksi, mayat diketahui ketika tumpukan sampah akan diratakan.

"Jadi di sini sistemnya per kapling. Setiap kapling itu ada pemulungnya. Saat hendak diratakan dengan menggunakan alat berat, baru terlihat mayatnya. Biasanya memang kalau sampah menumpuk selalu diratakan dengan alat berat," ujar Sofyan, seperti dilansir Tribun Batam.

Polisi kini masih meneliti identitas korban. Bagi warga yang kehilangan anggota keluarganya, diminta segera melapor.

Baca juga: Maling Tak Sadar Masuk Ruang Isolasi Corona dan Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Ini Akibatnya

Mobil pengangkut sampah pun dilacak

Sampah dan limbah menjadi permasalahan yang membutuhkan solusi kreatif. Thinkstock Sampah dan limbah menjadi permasalahan yang membutuhkan solusi kreatif.
Polisi juga menyelidiki mobil-mobil pengangkut sampah yang berlalu-lalang di TPA tersebut.

Menurut pengawas TPA Punggur, Joko, ada kurang lebih sepuluh mobil pengangkut sampah yang datang ke TPA tersebut.

"Ini nanti polisi yang akan melacaknya. Dari 10 mobil itu, mobil nomor berapa yang membuang sampah di kapling tempat mayat ditemukan," kata dia.

Adapun ciri-ciri mayat yakni memiliki tato di lengan kiri, mengenakan baju merah serta celana jeans hitam pendek.

Pria itu berkulit sawo matang dengan tinggi 157 sentimeter dan berambut gondrong.

Mayat lelaki tersebut kini dievakuasi dan dibawa ke RSOB Batam.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Batam, Hadi Maulana | Editor: Abba Gabrilin)

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul BREAKING NEWS - Mayat Pria Ditemukan di TPA Punggur Batam, Tangan Terikat Kepala Terbungkus Karung



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Regional
Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Regional
Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektare, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektare, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Karasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Karasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektare

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektare

Regional
Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Regional
Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
 Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Regional
Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Regional
Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Regional
8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
KPU: Ada 11 Daerah di Sumut yang Gugat Pilkada ke MK, Salah Satunya Kota Medan

KPU: Ada 11 Daerah di Sumut yang Gugat Pilkada ke MK, Salah Satunya Kota Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X