Kompas.com - 28/10/2020, 16:45 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

KOMPAS.com - Para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di ) Punggur, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), dibuat gempar dengan penemuan sosok jasad, Rabu (28/10/2020).

Menurut saksi mata, jasad tersebut dalam kondisi tangan terikat di belakang.

Sementara itu, polisi menduga jasad yang pertama kali ditemukan pemulung itu adalah korban pembunuhan.

Namun demikian, penyebab pasti kematian korban berjenis kelamin laki-laki tersebut masih dalam penyelidikan.

Baca juga: Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

"Mayat ini pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung saat mengais sampah, (mayat) dengan posisi telungkup dan tangan diikat ke belakang, dan temuan ini langsung dilaporkan ke pihak sekuriti dan diteruskan ke Polsek Nongsa,” kata Kapolsek Nongsa AKP I Made Putra Hari.

Sejauh ini, polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi, yaitu para petugas keamanan TPU dan pemulung.

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Berencana PSK di Bekasi

“Sedang dilakukan upaya evakuasi, setelah itu baru dilakukan olah TKP sementara untuk mengetahui kronologis hingga akhirnya mayat tersebut ada di lokasi TPA Punggur,” kata Putra saat dihubungi melalui telepon, Rabu.

Saat ini, jasad sudah dibawa ke RSOB Batam untuk diperiksa lebih detail.

(Penulis: Kontributor Batam, Hadi Maulana | Editor: Abba Gabrillin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X