KILAS DAERAH

Jelang Libur Panjang, Bupati Banyuwangi Imbau Pelaku Wisata Taati Protokol Kesehatan

Kompas.com - 27/10/2020, 16:40 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Safrizal ZA,
dalam talkshow Bangkit dari Covid-19: Sinergi Pemerintah Daerah dan UMKM, di Media Center Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Senin (26/10/2020). covid19.go.idBupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Safrizal ZA, dalam talkshow Bangkit dari Covid-19: Sinergi Pemerintah Daerah dan UMKM, di Media Center Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Senin (26/10/2020).

KOMPAS.com – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mengimbau para pelaku usaha kecil mikro menengah ( UMKM) serta pengelola hotel untuk meyakinkan konsumen dengan protokol kesehatan.

Himbauan itu disampaikan Azwar salam rangka menyambut libur panjang dan cuti bersama Rabu (28/10/2020)-Minggu (1/11/2020),

Pasalnya, masyarakat yang hendak berlibur pun diimbau memilih tempat wisata yang menerapkan protokol kesehatan.

“Beri kenyamanan pada konsumen dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Anas, seperti dimuat covid19.go.id, Senin (26/10/2020).

Anas mengatakan hal tersebut, dalam talkshow Bangkit dari Covid-19: Sinergi Pemerintah Daerah dan UMKM, di Media Center Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Satgas Bagikan Tips Liburan Aman dari Covid-19

Adapun protokol kesehatan yang dimaksud adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta mengindari kerumunan atau jaga jarak (3M)

Pada kesempatan tersebut, Anas pun menceritakan program untuk menjemput wisatawan lokal di wilayahnya, antara lain penerbitan sertifikat new normal untuk hotel, restoran, dan tempat wisata lainnya, hingga pengembangan food street khusus pelaku UMKM pada malam tertentu.

“Karena banyak pelaku UMKM yang tak mampu, maka pada malam tertentu jalan ditutup dan mereka buka. Hanya satu hari,” kata Anas.

Salah satu pelaku UMKM di Ubud, Bali, Wayan Sudarmadja mengatakan, dirinya telah mematuhi aturan pemerintah mulai dari memakai masker, menyiapkan tempat cuci tangan, serta mengurangi jumlah kursi di tempat usahanya.

Meski begitu, Wayan tetap merasa khawatir kalau usahanya tidak didatangi pengujung.

Baca juga: Jelang Libur Panjang, Kemendagri Imbau Pemda Siapkan Protokol Kesehatan di Lokasi Wisata

“Masalahnya kalau tamu enggak datang, bagaimana?” kata Wayan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Direktur Jenderal (Dirjen) Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA mengatakan, untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan asing, dibutuhkan keberhasilan dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

“Internasional tergantung trust (tingkat kepercayaan), semakin disiplin makin percaya. Misalnya mempertahankan zonasi hijau makin bagus,” ujar Safrizal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Regional
Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Regional
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Regional
Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Regional
Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Regional
Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Regional
Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Regional
Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Regional
Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Regional
Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Regional
Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Regional
Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Regional
Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Regional
4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X