Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Antre Pencairan BPUM di Bank

Kompas.com - 26/10/2020, 20:32 WIB
Sejumlah anggota polisi di Cianjur, Jawa Barat, tengah mengevakuasi seorang ibu hamil yang hendak melahirkan saat tengah antri di bank, Senin (26/10/2020). Screengrab dari videoSejumlah anggota polisi di Cianjur, Jawa Barat, tengah mengevakuasi seorang ibu hamil yang hendak melahirkan saat tengah antri di bank, Senin (26/10/2020).

CIANJUR, KOMPAS.com - Sejumlah personel Unit Pengamanan Obyek Vital (Pam Obvit) Satuan Sabhara Polres Cianjur, Jawa Barat, mengevakuasi seorang ibu hamil yang hendak melahirkan.

Hal tersebut terjadi saat sejumlah anggota polisi tengah melakukan pengamanan proses pencairan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro ( BPUM) di BRI Cianjur, Senin (26/10/2020).

Salah satu anggota Pam Obvit Sabhara Polres Cianjur Bripka Nandar Setiana menuturkan, saat pengamanan ada seorang nasabah bank yang tengah mengantre dan tiba-tiba merasakan kontraksi pada kandungannya.

Baca juga: Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang Om, Maaf ya Om

"Kondisinya memang sedang hamil tua, sehingga saat terlihat merintih seperti menahan kesakitan, langsung kita boyong ke mobil," kata Nandar kepada wartawan, Senin.

Selanjutnya, perempuan yang hendak melahirkan tersebut dibawa ke sebuah klinik di daerah Cilaku untuk menjalani persalinan.

"Alhamdulilah keduanya dalam kondisi sehat. Jenis kelamin bayinya perempuan. Ibunya masih proses pemulihan pasca melahirkan," ujar dia.

Baca juga: Kondisi Mengenaskan Balita yang Dianiaya, Kelamin Bengkak dan Perut Mengeras

Sementara itu, Perwira Urusan Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi Dwiharyanto saat dikonfirmasi Kompas.com membenarkan informasi mengenai kejadian tersebut.

Menurut Ade, sejumlah anggota polisi membantu mengevakuasi seorang ibu hamil yang hendak melahirkan menggunakan mobil patroli.

"Hal itu memang menjadi bagian dari pelayanan yang diberikan kepolisian kepada masyarakat," ucap Ade.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Regional
Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Regional
Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X