Banjir Rendam 5 Desa dan Jalan Raya di Cilacap, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Kompas.com - 26/10/2020, 14:43 WIB
Banjir di jalan raya Kroya-Buntu yang menghubungkan Kabupaten Cilacap-Banyumas, Jawa Tengah, Senin (26/10/2020). KOMPAS.COM/DOK UPT BPBD KROYA, CILACAPBanjir di jalan raya Kroya-Buntu yang menghubungkan Kabupaten Cilacap-Banyumas, Jawa Tengah, Senin (26/10/2020).

CILACAP, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (26/10/2020) dini hari, mengakibatkan ratusan rumah di lima desa di Kecamatan Kroya, Maos dan Sampang terendam banjir.

Kepala UPT Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kroya Gunardi mengatakan, sebanyak 392 rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Selain itu, jalan raya Kroya-Buntu yang menghubungkan Kabupaten Cilacap-Banyumas juga tergenang dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

"Di Kecamatan Kroya terdapat tiga desa yang tergenang, kemudian Kecamatan Maos dan Kecamatan Sampang masing-masing satu desa," kata Gunardi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin.

Baca juga: 498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

Gunardi merinci, di Desa Mujur Lor Kecamatan Kroya 15 kepala keluarga (KK) terdampak, lima di antaranya mengungsi ke tempat saudara.

Kemudian di Desa Mujur, Kecamatan Kroya, ada delapan KK terdampak dan 73 hektare sawah tergenang serta di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya 150 KK terdampak.

Baca juga: 26 Santri di Cilacap Positif Covid-19, Salah Satu Ponpes Lockdown

Sementara, di Desa Glempang, Kecamatan Maos sebanyak 171 KK terdampak dan di Desa Karangasem, Kecamatan Sampang sebanyak 48 KK terdampak.

" Banjir mulai datang sekitar pukul 03.00 WIB. Banjir disebabkan akibat sumbatan di sungai Buntu-Kroya dan luapan air dari wilayah pegunungan di wilayah Kabupaten Banyumas," jelas Gunardi.

Hingga siang ini banjir mulai berangsur surut, namun masih menggenangi permukiman warga dan jalan raya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Regional
Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Regional
Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Regional
[POPULER NUSANTARA] Warga Menolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab | Uang Rp 165 Juta Milik Sujinah di KUD Tak Bisa Diambil

[POPULER NUSANTARA] Warga Menolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab | Uang Rp 165 Juta Milik Sujinah di KUD Tak Bisa Diambil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X