Kompas.com - 23/10/2020, 23:49 WIB
Suasana bentrokan di depan Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Jalan Andi Pangerang Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan. Kamis, (22/10/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Suasana bentrokan di depan Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Jalan Andi Pangerang Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan. Kamis, (22/10/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Universitas Negeri Makassar (UNM) Burhanuddin membantah jika mahasiswanya terlibat perusakan kantor dan pembakaran mobil ambulans Partai Nasdem.

“Pelaku kerusuhan itu bukan mahasiswa kami. Apalagi yang melakukan penyerangan dan perusakan kantor Nasdem serta membakar mobil ambulans,” kata Burhanuddin ketika dikonfirmasi, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Kapolda Sulsel Sebut Demo di Makassar Disusupi Aliansi Makar

Burhanuddin mengaku, pihak UNM belum mengetahui kelompok massa yang melakukan aksi demontrasi hingga berakhir kerusuhan di depan kampus. Apalagi, belum ada informasi lebih lanjut dari aparat kepolisian yang sudah mengamankan 21 orang.

“Kami tidak mengetahui siapa pelaku kerusuhan itu. Hanya saja, mereka masuk ke dalam kampus sehingga dikira mahasiswa UNM. Pihak keamanan kampus yang dijaga tiga orang juga tidak bisa menahan masuknya massa itu, karena jumlahnya yang sangat banyak,” tuturnya.

Burhanuddin juga meyakini jika 21 orang yang ditangkap oleh aparat kepolisian itu bukan mahasiswa UNM. Dimana selama ini, solidaritas mahasiswa yang sangat tinggi jika ada rekannya yang ditangkap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Biasanya kalau ada yang ditangkap, mahasiswa lain itu biasa melakukan aksi solidaritas agar rekan-rekannya dibebaskan. Tapi ini tidak ada dan saya yakin pelaku kerusuhan itu bukan mahasiswa UNM,” pungkasnya.

Baca juga: Demo Tolak Omnibus Law di Makassar Ricuh, Polisi Tangkap 13 Orang

Sebelumnya diberitakan, aksi unjuk rasa tolak pengesahan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja yang dilakukan di Jalan A. P. Pettarani tepat di depan kampus UNM Makassar, Kamis (22/10/2020) berujung ricuh

Massa aksi serta warga sekitar terlibat bentrok. Saling lempar batu pun tak terhindarkan hingga membuat warga yang ingin melintas di jalan itu harus melewati jalur alternatif lain. 

Akibat bentrokan itu, kantor DPD Partai Nasdem di Jalan A. P. Pettarani turut dirusak oleh orang tak dikenal.

Selain itu, ambulans Partai Nasdem yang berada di halaman kantor turut dibakar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X