Kompas.com - 23/10/2020, 15:11 WIB
Siswa SMK dipulangkan karena membawa poster Awas Ada Tukang Kawal Jogging IstimewaSiswa SMK dipulangkan karena membawa poster Awas Ada Tukang Kawal Jogging
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Seorang demonstran yang menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja di depan Universitas Udayana, Bali, pada Kamis (22/10/2020) diamankan polisi.

Penangkapan itu dilakukan karena seorang demonstran yang diketahui masih berstatus pelajar SMK itu membawa sebuah poster yang dianggap menyindir polisi.

Adapun poster yang dianggap menyindir institusi kepolisian itu bertuliskan "Awas!!! Ada tukang kawal joging."

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Aviatus Panjaitan saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan itu.

Alasannya, karena demonstran tersebut tak bisa menjawab pertanyaan petugas terkait tujuannya membawa poster tersebut.

"Kita tanya tak bisa menjawab alasan dan tujuannya," kata dia, Kamis.

Baca juga: Bawa Poster Awas! Ada Tukang Kawal Joging Saat Demo, Siswa SMK Dipulangkan Polisi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah diamankan dan dimintai keterangan, demonstran tersebut sekarang sudah dipulangkan.

Ia menilai, tulisan pada poster yang bermuatan sindirian kepada polisi itu dianggap tidak ada kaitannya dengan materi demo yang ingin disampaikan.

"Sudah dipulangkan ke orangtua dan dinas (pendidikan) sudah kita hubungi. (Isi poster) hal kurang pas dan tak ada kaitan aksi," katanya.

Sementara itu, pelajar yang diamankan tersebut mengaku tulisan pada poster itu bukan ia yang membuat.

 

Adapun alasannya ikut aksi unjuk rasa itu karena ingin turut menyampaikan aspirasi terhadap penolakan omnibus law UU Cipta Kerja.

"Ini ditempel (dibuatkan) kakak saya. Saya mau unjuk rasa pak," kata siswa tersebut kepada polisi di lokasi.

Baca juga: Video Viral Mobil Polisi Kawal 3 Orang yang Joging di Jalan Raya, Ini Penjelasan Polda Bali

Seperti diketahui, sebelumnya beredar sebuah rekaman video yang memperlihatkan mobil polisi mengawal tiga orang pria yang sedang jogging membawa seekor anjing di Jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Salah satu pria yang dikawal itu diduga cucu dari salah seorang pengusaha Indonesia.

Setelah rekaman video tersebut viral di media sosial, Polda Bali akhirnya turun tangan.

Polda Bali menilai polisi yang mengawal orang jogging tersebut dipastikan telah melanggar prosedur yang berlaku.

Akibat perbuatan yang dilakukan, oknum yang melakukan pengawalan itu akhirnya diberikan sanksi disiplin.

Penulis : Kontributor Bali, Imam Rosidin | Editor : Dheri Agriesta



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.