Mayat Perempuan Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo Korban Pembunuhan

Kompas.com - 22/10/2020, 13:48 WIB
Garis Polisi melintang di Lokasi Penemuan Jasad Terbakar, Cendana, Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (21/10/2020). Garis Polisi melintang di Lokasi Penemuan Jasad Terbakar, Cendana, Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (21/10/2020).

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Mayat perempuan yang ditemukan terbakar di dalam mobil di Sukoharjo, Jawa Tengah, merupakan korban pembunuhan.

Korban diketahui bernama Yulia (42), warga Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.

"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi dan hasil otopsi memang ini merupakan salah satu kasus pembunuhan. Terkait pembakaran kendaraan (mobil) memang disengaja," kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas kepada wartawan di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Ditemukan Luka di Dahi pada Mayat Perempuan yang Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Berdasarkan hasil otopsi dari korban ditemukan adanya luka memar di bagian kepala. Diduga bekas pukulan benda tajam dan tumpul.

Sampai saat ini sudah ada delapan orang saksi yang diperiksa. Mereka berasal dari pihak keluarga korban maupun warga di sekitar TKP.

"Masih kita dalami. Ini merupakan pembunuhan murni," terang Yugo.

Baca juga: Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Diberitakan sebelumnya, warga Dukuh Cendono Baru RT 004/ 007, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah, dikagetkan dengan penemuan mayat perempuan yang terbakar di dalam mobil pada Selasa (20/10/2020) malam.

Mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) itu terbakar tepat berada di depan halaman toko material Dukuh Cendono Baru.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Muhammad Alfan Armin, menjelaskan kronologis terkait penemuan mayat perempuan di dalam mobil Daihatsu Xenia yang terbakar.

Bermula ada warga melihat ada gumpalan asap dari mobil yang terparkir di halaman toko material Dukuh Cendono Baru pada Selasa (20/10/2020) pukul 22.00 WIB.

"Kemudian warga tersebut mengetuk pemilik rumah samping TKP. Lalu bersama-sama memadamkan api di mobil tersebut memakai selang," kata Alfan saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2020).

Tak berselang lama mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan memadamkan api yang membakar mobil tersebut dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

"Setelah api padam terlihat ada orang di dalam bagian belakang mobil dalam posisi terlentang dan terbakar," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X