Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Buruh Demo di Gedung DPRD Kalsel

Kompas.com - 22/10/2020, 13:46 WIB
Petugas kepolisian melakukan penjagaan di depan Gedung DPRD Kalsel saat unjuk rasa buruh menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Kamis (22/10/2020). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARPetugas kepolisian melakukan penjagaan di depan Gedung DPRD Kalsel saat unjuk rasa buruh menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Kamis (22/10/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Sejumlah buruh di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali berdemontrasi di Gedung DPRD Kalsel untuk menyuarakan penolakan terhadap omnibus law Undang-undang Cipta Kerja, Kamis (22/10/2020).

Sambil berorasi, massa buruh yang tergabung dalam aliansi Pekerja Buruh Banua (PBB) meminta anggota DPRD Kalsel keluar menemui mereka.

"Kita membawa lima tuntutan untuk didengarkan oleh anggota dewan kita untuk kemudian dilanjutkan ke pemerintah pusat," teriak Sumarlan, salah satu koordinator aksi, dalam orasinya.

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja di Banjarmasin, Mahasiswa Kembali Duduki Kantor DPRD Kalsel

Dalam salah satu tuntutannya, demonstran mendesak Jokowi untuk mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk membatalkan omnibus law UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK akhirnya keluar menemui pengunjuk rasa.

Dia berjanji akan memfasilitasi pertemuan antara perwakilan buruh di Banjarmasin dengan anggota DPD dan DPR-RI daerah pemilihan Kalsel dalam waktu dekat.

"Tentu, kami siap untuk mempertemukan dengan anggota DPD dan DPR-RI yang mewakili Kalsel di Senayan," ujarnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 Oktober 2020

Selai itu, Supian juga berjanji untuk meneruskan aspirasi ini ke Gubernur Kalsel untuk segera ditindak lanjuti.

"Kita akan bersurat ke Gubernur, rencananya akan kita pertemukan Tanggal 27 Oktober mendatang," janjinya.

Usai mendengarkan pemaparan dari Ketua DPRD Kalsel, massa buruh perlahan membubarkan diri dengan tertib.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Regional
Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Regional
AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X