Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Kompas.com - 21/10/2020, 23:23 WIB
Kapolres Pekalongan Jawa Tengah AKBP Aris Tri Yunarko menginterogasi KT dan QY yang merupakan pasutri spesialis pembobol jok sepeda motor. Kompas.com/Ari HimawanKapolres Pekalongan Jawa Tengah AKBP Aris Tri Yunarko menginterogasi KT dan QY yang merupakan pasutri spesialis pembobol jok sepeda motor.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Satuan Reskrim Polres Pekalongan, Jawa Tengah, menangkap pasangan suami istri (pasutri) berinisial KT (34) dan QY (25).

Keduanya merupakan spesialis pembobol jok sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Pekalongan.

Warga Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan ini diketahui terakhir beraksi membobol jok motor sepeda motor seorang nasabah bank.

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja, Buruh di Pekalongan Bawa Keranda Mayat

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko mengatakan, polisi terpaksa menembak kaki pelaku KT karena mencoba melarikan diri.

Modus para pelaku yakni membuntuti korban dari sebuah bank.

" Spesialis pembobol jok motor yang sudah beberapa kali melakukan aksi ini terakhir mencuri di Kecamatan Doro saat korbannya sedang berhenti membeli buah," kata Aris, Rabu (21/10/2020).

Korban yang mengetahui uangnya raib langsung melapor ke polisi.

"Pelaku saat mencuri tidak menggunakan alat hanya dengan kedua tangannya merusak bagian sepeda motor sampai jok terbuka. Tersangka KT juga pernah berurusan dengan polisi di Magelang dan Brebes," katanya.

Baca juga: Pasutri Asal Pekalongan Ini 7 Tahun Tinggal di Rumah yang Nyaris Roboh

Di hadapan polisi, KT mengaku melakukan aksinya karena tidak sengaja melihat nasabah bank memasukkan plastik berisi uang ke jok motor.

"Uangnya untuk membeli kebutuhan hidup sampai mainan anak," ucap KT.

Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman kurungan penjara tujuh tahun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga  Kekerasan Fisik dan Psikis

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga Kekerasan Fisik dan Psikis

Regional
Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Regional
Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Regional
Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Regional
Sudah 2 Bulan Luwu Gelar Sekolah Tatap Muka, Jumlah Siswa Dibatasi 50 Persen

Sudah 2 Bulan Luwu Gelar Sekolah Tatap Muka, Jumlah Siswa Dibatasi 50 Persen

Regional
Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Regional
Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Regional
Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Regional
Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Regional
Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Regional
Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun 'Silicon Valley' hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun "Silicon Valley" hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Regional
25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

Regional
Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Regional
Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X