Polda Banten Antisipasi Rencana 10.000 Buruh Demo ke Jakarta

Kompas.com - 21/10/2020, 16:18 WIB
Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar KOMPAS.com/RASYID RIDHOKapolda Banten Irjen Pol Fiandar

SERANG, KOMPAS.com - Kapolda Banten Irjen Fiandar mengatakan, personelnya akan melakukan penyekatan massa buruh yang akan berangkat ke Jakarta dari wilayah Banten.

Seperti diketahui, sebanyak 10.000 buruh dari seluruh federasi dan serikat di Banten akan berangkat ke Istana Presiden untuk menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja pada 22 Oktober 2020.

"Penyekatan pasti, karena kalau enggak (disekat) kasihan Jakarta babak belur kalau tidak disekat oleh kita," kata Fiandar kepada wartawan di Banten, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Tersangka Penganiaya Polisi di Bandung Bertambah Jadi 10 Orang

Namun, Fiandar mengatakan, sampai saat ini belum ada informasi resmi soal rencana buruh yang bergerak dari Banten ke Jakarta pada Kamis besok.

"Masih kita update lagi informasinya, apakah ada demo. Mudah-mudahan tidak ada, tidak ada demo, mudah mudahan capek demonya," ujar Fiandar.

Meski demikian, Fiandar memastikan bahwa pihak kepolisan akan tetap mengawal dan menjaga kemanan dan ketertiban apabila ada aksi unjuk rasa.

"Kita prinsipnya siap ada demo di manapun, yang penting tidak anarkis. Pesannya, jangan anarkis," kata Fiandar.

Baca juga: Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Sebelumnya, Polda Banten sudah mendeklarasikan cinta damai menolak anarkisme bersama organisasi masyarakat, pendekar dan para jawara di Banten.

Fiandar pun meminta kepada para jawara untuk bersama-sama menjaga kondusifitas menyikapi ramainya aksi penolakan omnibus law.

”Jawara untuk bisa membantu Polda Banten dalam mewujudkan kamtibmas," kata dia.

Sebelumnya, Presidium Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) Dedi Sudrajat mengatakan, sesuai surat pemberitahuan kepada Mabes Polri, akan ada 10.000 buruh dari seluruh Banten yang akan berangkat ke Jakarta.

Besok, rencananya buruh dari Kota Cilegon, Kota Serang, Pandeglang dan Lebak akan berangkat menggunakan bus.

Sedangkan buruh dari Tangerang Raya dan Kabupaten Serang akan menggunakan roda dua ke Istana Presiden.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

Regional
238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X