Bupati Madiun Susur Sungai, Temukan Banyak Sampah Popok Bayi

Kompas.com - 20/10/2020, 16:56 WIB
SAMPAH—Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing menemukan banyak tumpukan sampah di aliran sungai piring Kabupaten Madiun, Selasa (20/10/2020). KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWISAMPAH—Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing menemukan banyak tumpukan sampah di aliran sungai piring Kabupaten Madiun, Selasa (20/10/2020).

MADIUN, KOMPAS.com - Untuk mencegah bencana di tengah pandemi Covid-19, Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengendarai sepeda motor trail menyusuri aliran sungai sepanjang 10 kilometer yang kerap menjadi penyebab banjir di wilayah Kabupaten Madiun.

Hasil penyusuran yang dilakukan bersama sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), Kaji Mbing, sapaan akrab Ahmad Dawami, menemukan banyakan tumpukan sampah di aliran sungai.

“Kami tadi menyusuri aliran sungai menghadapi musim penghujan dan banjir. Di lapangan ditemukan warga kurang disiplin membuang sampah. Tadi setelah saya turun sungai masih banyak ditemukan sampah di sungai,” ujar Kaji Mbing, kepada Kompas.com, Selasa (20/10/2020) siang.

Kaji Mbing bersama sejumlah pejabat OPD melakukan susur sungai di sepanjang Sungai Piring menggunakan kendaraan sepeda motor trail.

Baca juga: Dulunya Penuh Popok Bayi dan Bau, Kini Saluran Irigasi Sepanjang 1 Km Dipenuhi Ribuan Ikan Koi

 

Susur sungai itu dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan tanggap bencana lantaran musim hujan akan tiba.

Giat susur sungai sepanjang 10 kilometer dimulai dari Desa Tempursari, Kecamatan Wungu, hingga masuk pintu air Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, yang sering meluap saat musim hujan tiba.

Sepanjang perjalanan Kaji Mbing menemukan adanya sampah yang dibuang sembarangan di aliran sungai.

Paling banyak sampah yang ditemukan adalah sampah berupa popok bayi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X