Kenduri dan Pameran Foto Peringati 40 Hari Berpulangnya Jakob Oetama

Kompas.com - 19/10/2020, 07:25 WIB
Kenduri Budaya 40 Hari Wafatnya Bapak Jakob Oetama di Taman Yakopan Omah Petroek, Dusun Wonorejo Hargobinangun Pakem, Pakem, Minggu (18/10/2020). 
Kenduri Budaya 40 Hari Wafatnya Bapak Jakob Oetama di Taman Yakopan Omah Petroek, Dusun Wonorejo Hargobinangun Pakem, Pakem, Minggu (18/10/2020).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Kenduri untuk memperingati 40 hari wafatnya pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama, berlangsung di Taman Yakopan, Omah Petroek, Kampung Karang Klatak, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Peringatan kepergian Jakob Oetama juga diperingati dengan pameran foto yang menggambarkan perjalanannya.

"Kenduri ini dengan tema peringati 40 hari Jakob Oetama dengan mendoakan, lalu seperti kita saksikan sungguh bukan sebuah kebetulan kepergian diperingati dengan cara sederhana dengan masyarakat dusun setempat," kata budayawan Sindhunata di Omah Petroek, Minggu (19/10/2020) malam.

Baca juga: Pameran Seni Rupa Sugih Ora Nyimpen, Gambarkan Sosok Mendiang Jakob Oetama

Peringatan yang berlangsung secara sederhana, kata Sindhunata, mencerminkan cara hidup Jakob Oetama.

"Buat saya ini perlambang Pak Jakob ingin kembali secara kesederhanaan walaupun beliau ini mungkin berlimpah harta, kaya, tetapi selalu itu nilai kesederhanaan, kejujuran, ketulusan selalu ada," ungkapnya.

Pembukaan pameran foto di taman YakopanKompas.com/Wisang Seto Pangaribowo Pembukaan pameran foto di taman Yakopan

Setelah dilakukan kenduri dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan tarian-tarian, setelah itu pembukaan pameran foto yang menggambarkan perjalanan hidup Jakob Oetama.

"Istilahnya Pak Jakob sebagai jumeneng di sini, peringatan diadakan dengan sederhana dengan hadroh, lalu kita minta sekar sebagai atraksi perlambang kepergiannya," ujar Sindhunata yang juga mantan wartawan Harian Kompas.

Baca juga: Jurnalisme Makna, Warisan Jakob Oetama...

Sindhunata berharap kesederhanaan Jakob Oetama dapat diwariskan generasi penerus.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan'

"Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan"

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Regional
Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X