Pameran Seni Rupa "Sugih Ora Nyimpen", Gambarkan Sosok Mendiang Jakob Oetama

Kompas.com - 27/09/2020, 21:37 WIB
Lukisan hasil karya para seniman yang mengikuti pameran Sugih Ora Nyimpen di Benatra Budaya Yogyakarta. Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoLukisan hasil karya para seniman yang mengikuti pameran Sugih Ora Nyimpen di Benatra Budaya Yogyakarta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 88 lukisan dari 88 seniman dari Yogyakarta maupun luar daerah seperti Jakarta hingga Bali terpampang di dinding Bentara Budaya Yogyakarta.

Para seniman mengikuti pameran seni rupa dengan tajuk 'Sugih Ora Nyimpen' (Kaya tidak menyimpan), tema tersebut dinilai sangat pas dengan sosok salah satu pendiri Kompas Gramedia yaitu Jakob Oetama, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Pameran ini diselenggarakan untuk memperingati hari berdirinya Bentara Budaya sekaligus memperingati ulang tahun bapak Jakob Oetama ke 89 tahun.

Baca juga: Jakob Oetama, UGM, dan Jurnalisme Makna

Berbagai lukisan dengan macam-macam ekspresi Jakob Oetama dipamerkan dengan berbagai media lukis seperti kanvas hingga mesin ketik yang pada bagian penutupnya dilukis wajah Jakob Oetama yang sedang tersenyum.

Kurator Pameran "Sugih Ora Nyimpen" Kus Indarto menyampaikan, tema tersebut pas dengan karakter Jakob Oetama.

Jakob Oetama dikenal sebagai orang yang memiliki kekayaan namun tetap menjadi orang yang berderma.

"Pak Jakob mencoba menjadi seseorang yang berderma dan sudah dilakukan secara riil, nyata," katanya saat membuka pameran di Bentara Budaya, Minggu (27/9/2020).

Baca juga: Sampaikan Belasungkawa, Sultan HB X: Jakob Oetama Sosok yang Punya Pengaruh Besar

Sebanyak 88 seniman yang ikut dalam pameran kali ini menunjukkan umur Jakob Oetama yaitu 88 tahun.

"Seniman dari Yogyakarta dan daerah lain ada yang dari Jakarta, Bandung dan lainnya," imbuhnya.

Dirinya berharap pameran ini dapat menggaungkan banyak inspirasi bagi kawan-kawan seniman.

Pameran daring

Sementara itu, Budayawan Sindhunata mengatakan, pameran dilakukan secara daring mengingat situasi kondisi saat ini ditengah pandemi yang serba terbatas.

"Situasi saat ini serba terbatas, pemeran ini memang untuk ulang tahun Bentara Bedaya ke-38, bertepatan dengan ulang tahun Jakob Oetama ke-89 dan bertepatan saat beliau tiada," ujarnya.

Lanjutnya, dalam pameran yang dilakukan kali ini persiapan sangat singkat kurang dari 2 minggu untuk mengumpulkan 88 seniman dari berbagai daerah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

Regional
Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Regional
Dilaporkan Hilang oleh Suaminya, Pedagang Pakaian Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Dilaporkan Hilang oleh Suaminya, Pedagang Pakaian Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Regional
Ridwan Kamil: Jangan Kaget kalau Wisatawan Dihentikan Saat Libur Panjang

Ridwan Kamil: Jangan Kaget kalau Wisatawan Dihentikan Saat Libur Panjang

Regional
Kesal Sering Cekcok, Pria Ini Tega Bunuh Tetangganya yang Menderita Gangguan Mental

Kesal Sering Cekcok, Pria Ini Tega Bunuh Tetangganya yang Menderita Gangguan Mental

Regional
Protes Digusur, Perempuan PKL di Tegal Siram Bensin ke Tubuhnya dan Satpol PP, Videonya Viral

Protes Digusur, Perempuan PKL di Tegal Siram Bensin ke Tubuhnya dan Satpol PP, Videonya Viral

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X