Polisi Belum Mengetahui Penyebab Bayi 17 Bulan Hilang Setelah ke Rumah Neneknya

Kompas.com - 18/10/2020, 10:20 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCKIlustrasi.

KOMPAS.com - Polisi belum mengetahui penyebab anak pasangan dari Danang Andrianto dan Rustin Cahyani warga Kecamatan Bululawang, Kabuapten Malang, Jawa Timur, balita berusia 17 bulan bernama Bagus Setia Ramadhan bisa hilang.

Kapolsek Bululawang Kompol Pujiono mengatakan, belum diketahui penyebab hilangnya balita tersebut. Apakah diculik, atau hanyut dalam saluran air. Pasalnya, saksi di lapangan sangat minim.

Saat ini, lanjut Pujiono, pihaknya masih dilapangan.

"Sekarang anggota masih di lapangan mengumpulkan informasi," kata Pujiono melalui sambungan telepon, Sabtu (17/10/2020).

Baca juga: Ini Kata Ayah Pelajar SMK yang Anaknya Nikahi 2 Gadis dalam Sebulan: Sudah Terjadi

Kata Pujiono, tidak jauh dari rumah itu terdapat saluran air. Tapi, belum ada jejak jika balita itu hanyut dalam aliran air tersebut.

"Sungai juga dekat tapi tidak ada jejak," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Balita 17 Bulan di Malang Hilang Setelah ke Rumah Neneknya

Kronologi kejadian

Diceritakan Pujiono, balita itu dilaporkan hilang ke pihaknya pada Kamis (15/10/2020) sore.

Awalnya balita itu ke rumah neneknya, Kamis sekitar pukul 13.30 WIB, jaraknya hanya 1,5 meter dan saling berhadap-hadapan.

"Bagus itu ke rumah neneknya. Neneknya pada saat itu sedang apa gitu, Bagus itu balik lagi ke rumah ibunya," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Seorang Pria di Jatim Bacok Tetangganya, Berawal Pergoki Istri Bugil di Kamar Bersama Korban

Namun, balita itu tidak kembali ke rumahnya, ibu balita lalu mencari anaknya tapi tidak kunjung ditemukan.

"Sekitar pukul 15.00 WIB lapor ke Polsek. Laporan ini dicek, anggota ke TKP dan sebagainya nyari anak itu dibantu warga," katanya.

Baca juga: Ayah di Lampung Perkosa Anak Kandung Selama 13 Tahun, Terungkap Setelah Korban Menikah

Sebelumnya diberitakan, seorang balita bernama Bagus Setia Ramadhan, balita berusia 17 bulan, anak warga Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang dilaporkan hilang.

Bayi itu dilaporkan hilang sejak Kamis (15/10/2020) setelah pulang dari rumah neneknya.

Sampai saat ini, tim gabungan masih mencari keberadaan anak dari pasangan Danang Andrianto dan Rustin Cahyani ini.

Baca juga: Seorang Istri Ajak 2 Pria Bersetubuh di Rumahnya Saat Suami Sedang Pergi, Digerebek Warga

 

(Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.