Kisah-kisah Mereka yang Berhasil Bangkit di Tengah Pandemi, Ternak Cacing hingga Jual Ikan Cupang

Kompas.com - 17/10/2020, 06:07 WIB
Kornelis Dola, pengusaha Hotel Gloria beralih profesi menanam sayur karena terdampak pandemi  Covid-19. Selama enam bulan tamu di hotel sepi. Foto diambil Juni 2020. KOMPAS.COM/MARKUS MAKURKornelis Dola, pengusaha Hotel Gloria beralih profesi menanam sayur karena terdampak pandemi Covid-19. Selama enam bulan tamu di hotel sepi. Foto diambil Juni 2020.

 

2. Dari bisnis hotel tekuni bertanam sayuran

Pandemi Covid-19 menghantam bisnis perhotelan, tak terkecuali yang dikelola oleh warga Manggarai Timur, NTT bernama Kornelis Dola.

Sempat kebingungan lantaran hotel sepi pengunjung, Dola memutar otak untuk tetap memiliki penghasilan.

Ia lalu membuka sebuah kebun sayur di samping rumahnya di Toka, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, Manggarai Timur.

Dola pun menggerakkan keluarganya untuk bercocok tanam sayuran. Sayur kangkung darat dan sawi yang awalnya ia pilih.

"Kami satu keluarga kerja pagi dan sore. Kasih gembur tanah dan buat bedeng," kata dia.

Ternyata, keuntungan bertanam sayur cukup menggiurkan.

Dalam tempo tiga pekan dengan 18 bedeng, Dola meraup keuntungan Rp 3,6 juta.

"Minggu ketiga itu sudah bisa panen. Tidak sangka banyak yang datang beli langsung di kebun," tutur dia.

Saat ini, di kebun seluas setengah hektar itu ditanami berbagi jenis sayuran seperti sawi bakso, terung, pare, tomat, dan bayam.

"Saya jadi semangat itu karena sudah rasakan hasil panen pertama. Saya tidak pernah berpikir untuk mendapat uang sebanyak itu dari usaha sayur," kata Dola.

Baca juga: Terjadi di Tomohon, 1 Orang Positif Covid-19 Meninggal, Tulari 14 Anggota Keluarganya

3. Usaha ikan cupang dan raup puluhan juta

KOLEKSI--Arnovian Pratikna (24), warga Jalan Maskumambang 10B, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Taman, Kota Madiun menunjukkan salah satu koleksi ikan cupang andalannya. Dengan berjualan ikan cupang di masa pandemi, Arnov meraup omset satu bulan hingga Rp 40 jutaKOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI KOLEKSI--Arnovian Pratikna (24), warga Jalan Maskumambang 10B, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Taman, Kota Madiun menunjukkan salah satu koleksi ikan cupang andalannya. Dengan berjualan ikan cupang di masa pandemi, Arnov meraup omset satu bulan hingga Rp 40 juta
Bekerja di sebuah event organizer tentu tak mudah jika dihadapkan dengan kondisi pandemi.

Namun, lelaki asal Madiun, Jawa Timur bernama Arnovian Pratikna (24) itu tak menyerah.

Berawal dari hobinya mengoleksi ikan cupang, Arnov sapaan akrabnya berhasil menghasilkan omzet hingga Rp 40 juta selama sebulan di masa pandemi.

Baginya, bisnis ikan cupang cukup berpotensi.

Arnov memberikan contoh satu ekor ikan cupangnya pernah ditawar Rp 7,5 juta.

Ikan cupang bernilai tinggi biasanya adalah ikan yang telah menyentuh ranah kontes atau dilombakan.

"Bahkan ada satu ikan giant (salah satu jenis ikan cupang) ditawar dengan tukar sepeda motor Honda Beat tahun 2014 plus Rp 5 juta," kata Arnov.

Di masa pandemi, rupanya ikan cupang makin digemari dan dicari.

Bagi kolektor, memelihara ikan cupang menjadi hiburan tersendiri.

Peluang itu ditangkap oleh Arnov. Lulusan D3 Komunikasi UNS tersebut kini memiliki ribuan ekor ikan cupang dari usaha budidayanya.

Ikan-ikan itu dikembangbiakkan di lahan rumah. Untuk penjualan, Arnov melakukan melalui media sosial dan dibantu oleh rekan-rekannya.

Baca juga: Awalnya Iseng Koleksi Ikan Cupang Saat Pandemi, Pemuda Ini Raup Omzet Rp 40 Juta Per Bulan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X