Kompas.com - 13/10/2020, 17:10 WIB
Uang rupiah palsu yang dimusnahkan Bank Indonesia dan Polri di Jakarta, Rabu (26/2/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAUang rupiah palsu yang dimusnahkan Bank Indonesia dan Polri di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

SUMEDANG, KOMPAS.com - Tergiur akan keuntungan instan yang bisa didapat dengan cara mudah, perempuan berinisial EDW (35), warga Lingkungan Angkrek, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat malah tertipu puluhan juta rupiah.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres Sumedang AKP Dedi Juhana mengatakan, EDW menjadi korban penipuan sekelompok orang yang baru dikenalnya.

Awalnya, kata Dedi, EDW dikenalkan oleh salah seorang saudaranya kepada dua laki-laki yang mengaku bernama Gusmuh dan Ilham.

"Menurut saudaranya ini, kedua lelaki ini merupakan orang sakti dan dapat menggandakan uang," ujar Dedi kepada Kompas.com di Sumedang, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Mengaku Bisa Gandakan Uang, Kakek Ini Cabuli Anak Teman

Dikenalkan saudara, ketemu di hotel

Dedi menuturkan, setelah mendengar cerita dari saudaranya ini, tanpa berpikir panjang, EDW pun meminta bertemu dengan kedua orang ini.

Selanjutnya, kedua orang yang dikenalkan saudaranya ini datang ke tempat usaha korban EDW di wilayah Angkrek pada 8 Oktober 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setibanya di tempat usaha korban, kedua orang ini menawarkan jasa untuk menggandakan uang," tutur Dedi.

Dedi menyebutkan, setelah bertemu di tempat EDW, kedua pelaku menjadwalkan bertemu kembali di salah satu hotel di wilayah Sumedang Selatan, Senin (12/10/2020) kemarin.

"EDW akhirnya bertemu dengan kedua orang ini di salah satu hotel di wilayah Sumedang Selatan," tutur Dedi.

Baca juga: Tiga Pria Ditangkap, Mengaku Bisa Gandakan Uang Gunakan Mesin dari Australia

Dedi menuturkan, di hotel tersebut, kedua pelaku menanyakan uang Rp 36 juta yang akan digandakan.

Setelah itu, korban diminta memasukkan uang tersebut ke dalam kantong kresek berwarna putih.

 

Saat dibuka depan teller bank, uang berubah...

Korban, kata Dedi, kemudian diminta untuk menabungkan uang Rp 36 juta tersebut ke bank di wilayah Kecamatan Paseh, yang lokasinya berjauhan dengan lokasi hotel tempat mereka bertemu.

"Korban membawa kantong plastik tersebut ke bank. Tapi setibanya dibawa saat dibuka teller bank, uang dalam kantong tersebut berubah menjadi kertas HVS berwarna merah. Di atas dan bawahnya uang asli Rp 100.000, sisanya kertas HVS berwarna merah," sebut Dedi.

Dedi menuturkan, di bank ini, korban EDW baru tersadar bahwa ia telah tertipu kemudian melaporkan kejadian ini kepada Polsek Sumedang Selatan.

Diduga, kata Dedi, kantong keresek berisi uang Rp 36 juta milik EDW tersebut telah ditukar oleh pelaku saat bertemu di hotel.

"Selain telah mengumpulkan keterangan dari korban, kami juga sudah mengamankan rekaman CCTV di toko milik korban yang merekam kedua pelaku dan mengejar pelat nomor mobil yang dibawa pelaku," kata Dedi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.