KPU Ogan Ilir Periksa Calon Petahana Terkait Rekomendasi Diskualifikasi

Kompas.com - 12/10/2020, 06:44 WIB
Calon Bupati Ogan Ilir petahana Ilyas Panji Alam menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa oleh KI KPU Ogan Ilir terkait pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh Ilyas Panji Alam AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGCalon Bupati Ogan Ilir petahana Ilyas Panji Alam menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa oleh KI KPU Ogan Ilir terkait pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh Ilyas Panji Alam

INDRALAYA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir, Sumatera Selatan, memanggil calon bupati Ogan Ilir dari petahana, yakni Ilyas Panji Alam, Minggu (11/10/2020).

Pemanggilan ini untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran dalam Pilkada Ogan Ilir.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan ilir merekomendasikan agar Ilyas Panji Alam dan pasangannya Endang Putra Utama didiskualifikasi dari calon bupati.

Ilyas Panji Alam datang ke KPU Ogan Ilir sekitar pukul 16.59 WIB.

Baca juga: Pasca Rekomendasi Diskualifikasi Calon, Pengamanan KPU dan Bawaslu Ogan Ilir Diperketat

Setelah menunggu sejenak, ia lalu menjalani pemeriksaan guna mengklarifikasi kebijakan dan kewenangan yang ia miliki terkait dugaan pelanggaran administrasi berupa pemanfaatan bantuan sosial Covid-19 untuk kepentingan politiknya.

Pemeriksaan Ilyas Panji Alam berlangsung sekitar 4 jam.

"Saya datang untuk menjalani pemeriksaan oleh KPU. Soal isi pemeriksaan dan hal lainnya silakan ditanyakan ke KPU Ogan Ilir," kata Ilyas.

Baca juga: Bawaslu Ogan Ilir Rekomendasi KPU Diskualifikasi Paslon Petahana Ilyas-Endang

Namun, Ilyas optimistis bahwa rekomendasi Bawaslu Ogan Ilir tidak akan menganggu tahapan Pilkada yang ia jalani, di mana saat ini sedang memasuki tahapan kampanye.

"Tidak, tidak menganggu. Kami tetap melakukan kampanye seperti biasa ke desa-desa," kata dia.

Ilyas meyakini bahwa penyelenggara pemilu telah profesional, sehingga dapat menangani permasalahan dengan benar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X