Kejari Karawang dan Kebumen Tangkap DPO Kasus Korupsi Dana PNPM

Kompas.com - 09/10/2020, 10:58 WIB
Kasi Intel Kejari Kebumen Faisal Ceasario Arapenta (kiri) dan Kasi Intel Kejari Karawang Zico Extrada (kanan) KOMPAS.COM/FARIDAKasi Intel Kejari Kebumen Faisal Ceasario Arapenta (kiri) dan Kasi Intel Kejari Karawang Zico Extrada (kanan)

KARAWANG, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang dan Kebumen menangkap YP, buron tersangka Korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Desa Grogolbeningsari, Kecamatan Petanahan, Kebumen.

YP ditangkap dalam pelariannya di rumah orang tuanya di Jalan Proklamasi, Rengasdengklok, Karawang, Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 18.40 WIB.

Penangkapan bermula ketika Tim Intel Kejari Karawang mendapat informasi dari Jaksa Monitoring Center (JMC) Kejaksaan Agung, bahwa sinyal handphone tersangka terdeteksi di Rengasdengklok.

Setelah kami lacak, tempat itu ternyata kuburan. Rupanya rumah tersangka ada di bagian depan kuburan itu.

Baca juga: Polres Karawang Tangkap 141 Orang Demonstran, 48 Positif Narkoba

Buron seminggu

Pencarian YP dilakukan sekitar satu minggu. Tim Intel Kejari Karawang dan Kebumen pun mendatangi rumah yang ditinggali YP.

Tim menyamar dan mengaku ingin bertemu YP. Tersangka yang sudah curiga lalu berpura-pura menelepon YP, padahal adalah dirinya sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tim pun sempat terkecoh lantaran dalam foto KTP tahun 2017, YP berhijab dan memakai make up. Sementara saat ditemui YP tak berkerung, berambut pendek, dan tak berdandan.

"Kecurigaan tetap ada. Makanya pas dia tanya dari mana kami jawab hanya ingin bertemu Yani," ujar Kasi Intel Kejari Karawang Zico Extrada.

YP kembali mengecoh tim dengan melarikan diri melompati pagar dan kuburan di belakang rumahnya. Padahal, tim sudah berjaga di satu-satunya akses di pagar samping rumah.

Baca juga: Polisi Amankan Anggota Ormas dan Pelajar pada Aksi Mogok Kerja di Karawang

YP melarikan diri tanpa membawa uang dan handphone. Yang ia bawa hanya daster yang dikenakannya. Selama pelarian semalam dari kejaran petugas, YP mengaku hanya berada di jalanan.

"Kami membuntuti motor teman tersangka. Kemudian kami mendapat info YP telah kembali ke rumah dan menyerahkan diri. YP mengaku sudah pasrah," kata Zico di Kantor Kejari Karawang, Kamis (8/10/2020) malam.

Pihaknya, kata Zico, telah berkoordinasi dengan keluarganya agar membujuk YP menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X